VATIKAN - Gereja Vatikan mengutuk proses pengkloningan manusia dengan menyebut penelitian tersebut sebagai bentuk eksploitasi paling buruk terhadap manusia yang pernah ada di bumi ini.
"Proses pengkloningan manusia, menurut kami, merupakan perilaku yang diharamkan karena tidak bermoral dan tidak etis," ujar president of the Pontifical Academy for Life Monsignor Elio Sgreccia. Pontifical Acadeny merupakan departemen yang membantu Vatikan memutuskan posisi gereja dalam setiap isu bioethics, seperti dikutip Reuters, Minggu (20/1/2008).
Sebuah perusahaan Amerika menyatakan berhasil membuat lima buah embrio manusia dengan menggunakan teknologi kloning, dengan harapan dapat mencocokkan stem cell pasien.
Jika memang benar, sekelompok grup bernama Stemagen Corp., akan menjadi peneliti pertama yang berhasil mengkloning manusia. Mereka menggunakan teknik bernama somatic cell nuclear transfer, atau SCNT, yang melibatkan lubang dari sel telur yang disuntikkan sebuah sel nukleus dari seorang donor untuk kemudian dikloning dengan sel kulit yang berasal dari dua orang laki-laki.
Teknik ini merupakan teknik yang sama yang pernah dilakukan pada tahun 1996 saat membuat kloning seekor domba, binatang pertama yang berhasil dikloning. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com