Kamis, 24 Juli 2008

Computer & IT

Cisco Self-Defending Network Kedepankan Keamanan

Senin, 17 Maret 2008 - 18:05 wib

Muhammad Chandrataruna - Okezone

JAKARTA - Cisco Systems Indonesia, menyambut acara Cisco Networkers Solution Forum 2008, mengedepankan keamanan sebagai salah satu fitur utama solusinya dengan Cisco Self-Defending Network. Integrasi, Kolaborasi dan kemampuan beradaptasi merupakan kemampuan inti dari Self Defending Network.

Cisco Self-Defending Network merupakan pendekatan strategis terhadap kecerdasan keamanan yang menggunakan jaringan dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengurangi ancaman dari sumber internal dan eksternal perusahaan. Tujuan utama dari solusi produk ini adalah menyederhanakan lingkungan keamanan dari integrasi yang kuat, keamanan yang luas visibilitas tinggi dan TCO yang meningkat.
Terdapat dua solusi yang ditawarkan Cisco, yakni Cisco Adaptive Security Appliance (ASA) 5500 Series Firewall Edition dan Cisco Instrusion Prevention Systems (IPS). Cisco ASA 5500 menyediakan layanan yang aman dengan aplikasi dan jaringan yang bersifat kritis, sekaligus melindungi investasi dan menurunkan biaya-biaya operasional.

Sedangkan, Cisco Intrusion Systems, dengan akurat mengenali, mengklasifikasikan, dan menghentikan lalu lintas jahat, seperti worm, spyware, adware, virus jaringan, dan penyalahgunaan aplikasi, sebelum mempengaruhi bisnis. Cisco IPS melakukan perlindungan dengan integrasi terus-menerus ke dalam jaringan, pencegahan ancaman yang kolaboratif, serta adaptasi proaktif. Hasilnya adalah solusi pencegahan ancaman yang terus menerus, lengkap dan proaktif yang menyediakan perlindungan day-zero end-to-end bagi jaringan.

Cisco menyajikan mekanisme transaksi secara online dengan menggunakan enkripsi data via teknologi ASA 5500 dan IPS untuk securitynya. Enkripsi data dari PC user pada Branch Protection sampai ke Server Protection melalui Converged Perimeter Protection dan Integrated Data Center Protection dengan menggunakan ASA 5500 dan IPS, tidak memungkinkan pihak lain melakukan taping atau kejahatan carding.

"Internet merupakan satu-satunya sarana yang memungkinkan transaksi online, baik via ATM maupun e-banking. Sehingga, para pemberi solusi TI dituntut untuk memberikan layanan yang memastikan transaksi via internet tersebut aman bagi konsumer dan kliennya," ujar Advanced Technology Director Cisco System Indonesia Tony Hartono, pada jumpa pers di Hotel Shangri-La, Senin (17/3/2008). "Untuk network security, sampai saat ini, Cisco System masih menjadi yang terdepan," imbuhnya.

ASA 5500, mampu menampung jutaan transaksi yang terjadi setiap harinya, mensegmentasikan kedua produk ini terutama pada banking industry yang memiliki intensitas transaksi online sangat tinggi. Selebihnya, Cisco membidik ISP dan perusahaan telekomunikasi, agar koneksi pada user-client terasa lebih aman, dan enterprise-enterprise lain yang mempunyai head office dan banyak cabang, seperti perusahaan asuransi, jasa, shipping, dan sebagainya.

"Untuk perusahaan atau bank-bank kecil, kami terapkan skalabilitas. Kami hanya menyediakan sebatas apa yang mereka butuhkan agar cost yang dikeluarkan dapat ditekan. Perusahaan kecil tidak perlu mengeluarkan cost sebesar large enterprise untuk layanan yang mereka butuhkan,"  jelas Tony.

Cisco membandrol kedua produknya sekira kurang lebih USD388 ribu hingga USD400 ribu. Produk ini akan diluncurkan di Indonesia pada 25 Maret mendatang. (mbs)

BeLOG

Kronologger: Kronologi Blogger

Kronologger: Kronologi Blogger Kronologger.com merupakan layanan micro-blogging, sebuah aktivitas nge-blog dengan postingan-postingan singkat yang berisi apa saja.

WIRED WORLD?

Boneka Bantu Supir Atasi Macet

Boneka Bantu Supir Atasi Macet Para ilmuwan Jepang berhasil mengembangkan sebuah boneka Teddy Bear yang mampu membantu para pengemudi untuk menghindari kemacetan.
BERITA LAINNYA