Computer & IT


Roy versus Blogger

Enda Nasution: Blog Itu Positif

Senin, 7 April 2008 - 12:00 wib
text TEXT SIZE :  
Muhammad Chandrataruna - Okezone

JAKARTA - Para blogger tidak setuju dengan image negatif yang dicap oleh Roy Suryo, tidak terkecuali Enda Nasution. Menurut Enda, blogger tidak perlu teriak-teriak meyakini masyarakat bahwa blog itu positif, karena suatu waktu nanti masyarakat akan sadar bahwa blog mempunyai potensi yang besar, terlebih lagi untuk mendemokratisasi informasi.

"Saya hanya kurang setuju dengan image blogger yang dicap negatif olehnya, bahkan dikutip di beberapa media. Tadi pagi sempat saya tanyakan, tapi jawabannya cukup mengherankan. Mas Roy bilang, ?Saya mencap blogger negatif karena saya nggak kenal mereka,'" kisah Enda kepada okezone, Senin (7/4/2008).

"Terus terang saya tidak ambil peduli. Memang banyak orang yang gemes bilang, ?Kok dia seenak-enaknya aja!' Ya, mungkin pada pertemuan nanti dia bakal klarifikasi maksudnya apa," imbuh Enda.

Enda mengaku bahwa dia hanya risih dengan tuduhan-tuduhan Roy Suryo kepada blogger. "As long as dia nggak menuduh seenaknya, nggak memojokkan blogger, saya sih akan biasa-biasa aja," ujar Enda.

Dia juga berharap image blog perlahan-lahan akan kembali positif. "Terus terang, kita para blogger akan blogging aja seperti biasa. Menurut saya, blog itu menunjukkan kita memerhatikan isu-isu sekitar kita, lebih aware dan tidak apatis. Daripada nggak jelas, mendingan nge-blog aja, minimal untuk kepentingan sendiri, curhat blogger juga kadang-kadang bisa jadi informasi. Ya, lebih bagus lagi untuk kepentingan orang banyak," papar Enda.

Diprediksikan oleh Enda, blog akan menjadi besar sekira lima sampai sepuluh tahun mendatang. "Angka blogger terus meningkat, sekarang sudah sekira 300.000-an. Tiap enam bulan meningkat 2 kali lipat. Mungkin sebentar lagi sudah mau sejuta. Emang sih, nggak ada apa-apanya dibanding populasi internet-user di Indonesia yang udah 20 juta," tuturnya.

"Jangan berpikir pendek, buku juga dulu di abad 14 cuma orang-orang kaya yang punya. Image negatif itu perlahan-lahan menjadi positif ketika sudah ada mesin cetak, buku menjadi lebih affordable, blog juga akan seperti itu," tutur Enda menganalogikan blog dan buku. "Para blogger akan memaparkan data, didukung riset, dan sebagainya. Blog juga wadah demokratisasi informasi. Potensinya sangat besar lah, kita nggak perlu teriak-teriak blog itu positif. Cukup blogging aja seperti biasa," katanya optimistis.

"Nanti biar masyarakat yang akan menilai sendiri," pungkas Enda.

(mbs)