Menkominfo antusias berbincang dengan blogger (foto: ist)
JAKARTA - Pertemuan blogger dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh menjadi ajang curhat, kritik dan saran, yang diberikan para blogger kepada Menkominfo untuk kelangsungan dunia internet di Indonesia.
Para blogger mengaku, mereka tidak memiliki keberatan terhadap UU ITE yang telah disahkan beberapa waktu lalu. Hanya saja kebanyakan mereka mempertanyakan tertutupnya akses ke beberapa situs yang membuat mereka tidak lagi nyaman berinternet. Hal ini dikarenakan ketakutan para ISP yang mendapat ultimatum dari Menkominfo untuk mem-block konten film Fitna sehingga menyebabkan situs lain, yang tidak ikut menyebarkan Fitna, ikut-ikutan ter-block.
Menjawab hal ini Menkominfo menyatakan akan meng-crosscheck hal ini kepada pihak APJII dan ISP.
Pertemuan yang dilaksanakan Senin (7/7/2008)malam di Gedung Depkominfo, Jl Medan Merdeka Jakarta, setidaknya membuktikan kepada Menkominfo bahwa blogger tidak memiliki persepsi negatif sama sekali, seperti yang telah dituduhkan belakangan ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masukan dari para blogger yang dapat dipertimbangkan oleh Depkominfo. Bukti bahwa blogger dipenuhi dengan orang-orang yang berpendidikan.
Beberapa usulan tersebut salah satunya adalah endorsement terhadap konten-konten berbahasa Indonesia. Dalam kasus Film Fitna, para blogger menyarankan untuk membalas film tersebut dengan membuat sebuah film yang isinya mengangkat citra islam.
"Saya yakin, banyak anak muda di Indonesia yang mampu membuat film dengan tema mengangkat citra Islam. Bahkan film tersebut akan lebih bagus ketimbang film Fitna yang beredar. Saya percaya langkah ini akan membantu meng-counter film Fitna. Daripada harus memblok semua situs di internet," ujar Boy Avianto yang diamini oleh kawan-kawan sesama blogger dan juga Menkominfo.
Para blogger juga sepakat akan membantu pemerintah untuk mensosialisasikan UU ITE melalui blog mereka masing-masing. Bahkan mereka pun akan membantu pemerintah dengan pemikiran dan ide teknis yang dimiliki untuk memajukan industri internet di Indonesia, khususnya masalah filterisasi konten tanpa harus memblokir situs. Karena bagaimanapun juga, internet merupakan media pembelajaran yang dirasa cukup bermanfaat dan positif.
Hasilnya, pertemuan selama 3 jam ini mampu membuat Menkominfo, dan pejabat Depkominfo lainnya yang mendampingi Menkominfo seperti Dirjen Aplikasi Telematika Cahyana Ahmadjayadi, Staf Ahli Hukum Menkominfo Edmond Makarim, dan Dirjen Pos Telekomunikasi Basuki Yusuf Iskandar, terpesona dengan usulan-usulan blogger. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com