Kamis, 21 Agustus 2008

Telecommunication

Lima Bidder Lolos Prakualifikasi Palapa Ring

Senin, 14 April 2008 - 18:01 wib

M Budi Santosa - Okezone

JAKARTA - Konsorsium Palapa Ring yang beranggotakan enam perusahaan telekomunikasi di Indonesia telah selesai melakukan proses seleksi calon bidder yang akan melakukan penawaran untuk membangun proyek jaringan serat optik bawah laut di kawasan Indonesia Timur.

"Setelah melalui evaluasi selama dua minggu dengan menilai pemenuhan terhadap persyaratan kualifikasi tersebut di atas, Konsorsium menetapkan lima perusahaan yang lolos seleksi pra-kualfikasi," kata juru bicara konsorsium Rakhmat Junaidi dalam siaran pers yang diterima okezone, Senin (14/4/2008).

Kelima perusahaan yang lolos prakualifikasi adalah, Alcatel-Lucent, Global Marine System Ltd, NEC Corporation, NSW-Fujitsu, dan Tyco Telecommunications. Kelima perusahaan tersebut telah diundang untuk membeli dokumen Request for Proposal pada tanggal 16 - 19 April 2008 mendatang di Procurement Group Konsorsium Palapa Ring.

Sekadar diketahui, enam perusahaan anggota konsorsium yang ikut dalam proyek Palapa Ring adalah, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Infokom Elektrindo, PT Indosat Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Bakrie Telecom Tbk, dan PT Powertek Utama Internusa.

Keenama perusahaan itu secara bersama-sama telah berkomitmen untuk membangun jaringan serat optik bawah laut dengan kapasitas 8,44 ? atau setara bandwidth 84,4 Gbyte yang akan menghubungkan seluruh provinsi di pulau-pulau Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Jaringan sepanjang kurang-lebih 11.000 km ini akan melintasi 32 landing point tersebar di kawasan tersebut.

Pra-kualifikasi untuk memilih calon bidder yang memenuhi syarat dimulai pada tanggal 17 Maret 2008 yang lalu dengan diumumkannya Request for Pre-Qualification pada suratkabar dan pada situs-situs anggota Konsorsium.

Dalam pengumuman tersebut disebutkan syarat-syarat kualifikasi calon bidder, di antaranya adalah: pertama, merupakan pemilik dan pabrikan perangkat/teknologi SLTE/repeater atau penyedia jasa marine menggelar kabel serat optik bawah laut. Kedua, berpengalaman sebagai kontraktor membangun proyek pembangunan kabel serat optik bawah laut dan darat pada dua operator telekomunikasi di luar negara asalnya.

Ketiga, berpengalaman dalam melakukan survey dan menggelar kabel serat optik bawah laut dan darat sepanjang 1.000 km dalam satu proyek tunggal atau kumulatif sepanjang 10.000 km dalam beberapa proyek. Keempat, berpengalaman selama lima tahun dalam memproduksi dan mengelar perangkat/teknologi SLTE/repeater, menyediakan jasa marine menggelar kabel serat optik bawah laut, dan memproduksi kabel serat optik bawah laut.

Kelima, perangkat dan kabel yang ditawarkan harus sudah teruji, serta keenam, wajib menggunakan produk dalam negeri untuk kabel serat optik darat dan terminal station. (mbs)

BeLOG

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan' Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.

WIRED WORLD?

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.