Senin, 11 Januari 2008 - 03:34 wib
Computer & IT
Revenue Cisco Systems Lampaui Target
Minggu, 11 Mei 2008 - 13:20 wib
Muhammad Chandrataruna - Okezone
SAN FRANCISCO - Cisco Systems mengumumkan berhasil meraih keuntungan yang signifikan karena telah melampaui target. Dilaporkan penjualan bersih kuartal ketiga Cisco mencapai sekira USD9,8 miliar dengan pendapatan bersih sekira USD1,8 miliar, atau USD0,29 per saham.
Di samping itu, perusahaan ini juga meraih pendapatan bersih non-GAAP sekira USD2,3 miliar atau USD0,38 per saham. "Pada semester ini, Cisco melaporkan hasil-hasil keuangan yang solid," kata Chairman dan CEO Cisco John Chambers, dilansir keterangan resminya, Minggu (11/5/2008).
"Kinerja yang stabil merupakan hasil dari keseimbangan dalam berbagai arsitektur bisnis dan teknologi dalam mengeksekusi strategi jangka panjang," imbuhnya.
Sementara itu, penjualan bersih Cisco untuk sembilan bulan pertama di tahun fiskal 2008 mencapai USD29,2 miliar dibandingkan dengan USD25,5 miliar untuk tiga kuartal pertama pada tahun fiskal 2007. Pendapatan bersih pada tiga kuartal pada tahun fiskal 2008 mencapai USD6 miliar atau USD0,97 per saham.
Chambers mengakui bahwa jaringan menjadi aset penting yang menjadi prioritas keberhasilannya ini. "Jaringan merupakan sebuah aset strategis untuk mengoptimalkan produktivitas dan untuk berkolaborasi dalam fase kedua Internet," terangnya.
Di lain pihak, Chief Financial Officer Cisco Frank Calderoni, menyatakan kemampuan untuk hasil-hasil keuangan yang solid, alur uang kas yang sempurna, dan neraca yang kuat dalam kondisi ekonomi makro pada kuartal ini menggambarkan kekuatan modal bisnis.
Pada lansiran yang sama, Cisco berniat untuk mengakuisisi sepenuhnya Nuova Systems, perusahaan yang bermarkas di San Jose, yang berfokus pada pengembangan produk-produk data center pada kuartal ketiga tahun fiskal 2008. (mbs)
Di samping itu, perusahaan ini juga meraih pendapatan bersih non-GAAP sekira USD2,3 miliar atau USD0,38 per saham. "Pada semester ini, Cisco melaporkan hasil-hasil keuangan yang solid," kata Chairman dan CEO Cisco John Chambers, dilansir keterangan resminya, Minggu (11/5/2008).
"Kinerja yang stabil merupakan hasil dari keseimbangan dalam berbagai arsitektur bisnis dan teknologi dalam mengeksekusi strategi jangka panjang," imbuhnya.
Sementara itu, penjualan bersih Cisco untuk sembilan bulan pertama di tahun fiskal 2008 mencapai USD29,2 miliar dibandingkan dengan USD25,5 miliar untuk tiga kuartal pertama pada tahun fiskal 2007. Pendapatan bersih pada tiga kuartal pada tahun fiskal 2008 mencapai USD6 miliar atau USD0,97 per saham.
Chambers mengakui bahwa jaringan menjadi aset penting yang menjadi prioritas keberhasilannya ini. "Jaringan merupakan sebuah aset strategis untuk mengoptimalkan produktivitas dan untuk berkolaborasi dalam fase kedua Internet," terangnya.
Di lain pihak, Chief Financial Officer Cisco Frank Calderoni, menyatakan kemampuan untuk hasil-hasil keuangan yang solid, alur uang kas yang sempurna, dan neraca yang kuat dalam kondisi ekonomi makro pada kuartal ini menggambarkan kekuatan modal bisnis.
Pada lansiran yang sama, Cisco berniat untuk mengakuisisi sepenuhnya Nuova Systems, perusahaan yang bermarkas di San Jose, yang berfokus pada pengembangan produk-produk data center pada kuartal ketiga tahun fiskal 2008. (mbs)
BeLOG
Blog Petinggi Hitachi Indonesia Bertema Storage
Hitachi Data Systems Indonesia mencoba lebih interaktif dengan meluncurkan blog bertemakan storage dan bisnis yang ditulis sendiri oleh Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data Systems untuk Indonesia.
WIRED WORLD?
Dibutuhkan! Wanita Yang Berani Makan Coklat Tiap hari
Ilmuwan dari Universitas Anglia Timur di Norwegia mencari 150 wanita yang dengan sukarela mau memakan coklat tiap hari selama setahun.
BERITA LAINNYA
-
Kamis, 15/05/2008 16:05
Intel Donasikan 4000 Komputer
-
Rabu, 14/05/2008 19:05
BSA: Kualitas Aparat Hukum Indonesia Paling Penting
-
Rabu, 14/05/2008 19:05
Indonesia Turun Satu Persen, BSA Belum Puas
-
Rabu, 14/05/2008 15:05
HP Bakal Akuisisi EDS Seharga USD13,9 Miliar
-
Selasa, 13/05/2008 17:05
Ledakan Dunia Digital, Indonesia Turut Sumbangsih
