Kamis, 24 Juli 2008
Telecommunication
Ponsel Lebih Penting Ketimbang Dompet
Rabu, 14 Mei 2008 - 11:42 wib
Sarie - Okezone

(foto: ilustrasi)
Survei ini dibuat oleh perusahaan riset IDC, atas prakarsa Nortel. Hasilnya menunjukkan bahwa 38 persen dari sekira 2.367 koresponden lebih memilih membawa ponsel seharian. Sedangkan kurang dari 30 persen koresponden masih mementingkan dompet.
Berdasarkan hasil survei tersebut dilansir melalui Reuters, Rabu (14/5/2008), Nortel dan IDC berupaya mengklasifikasi persentase para pekerja di seluruh dunia yang masuk dalam kategori pekerja 'hyperconnected'. Jawabannya ternyata hanya 16 persen saja.
Klasifikasi sebagai pekerja 'hyperconnected' diambil berdasarkan keseringan mereka menggunakan sekira tujuh buah perangkat ketika bekerja dan melakukan akses personal. Bahkan klasifikasi tersebut juga dinilai berdasarkan penggunaan sembilan buah aplikasi yang sering digunakan seperti instant messaging, text messaging atau percakapan melalui web secara bersama-sama.
Negara yang memiliki tingkat persentase tertinggi sebagai negara 'hyperconnected' adalah China. Sedangkan Kanada dan Saudi Arabia merupakan negara dengan persentase hyperconnected terkecil dibanding 17 negara yang terlibat dalam survei tersebut.
Survei ini juga memprediksi jumlah masyarakat yang 'hyperconnected' akan meningkat hingga 40 persen dalam jangka waktu 5 tahun mendatang. (srn)
BeLOG
Kronologger: Kronologi Blogger
Kronologger.com merupakan layanan micro-blogging, sebuah aktivitas nge-blog dengan postingan-postingan singkat yang berisi apa saja.
WIRED WORLD?
Boneka Bantu Supir Atasi Macet
Para ilmuwan Jepang berhasil mengembangkan sebuah boneka Teddy Bear yang mampu membantu para pengemudi untuk menghindari kemacetan.
BERITA LAINNYA
-
Rabu, 23/07/2008 14:07
JHL-40 Kolaborasi Boeing-SkyHook
-
Selasa, 22/07/2008 16:07
Pembayaran Nirtunai Masih Butuh Edukasi
-
Selasa, 22/07/2008 16:07
1000 Indomaret Kini Melayani Pengguna T-Cash
-
Selasa, 22/07/2008 11:07
Teknologi Mobile Payment NFC Lebih Menjanjikan
-
Selasa, 22/07/2008 09:07
Hambatan Interkoneksi, Isu Utama Lambatnya Penetrasi FWA
