Kamis, 24 Juli 2008

Computer & IT

Indonesia Turun Satu Persen, BSA Belum Puas

Rabu, 14 Mei 2008 - 19:45 wib

Muhammad Chandrataruna - Okezone


JAKARTA - Tingkat pembajakan piranti lunak di Indonesia tahun 2007, berdasarkan data BSA, dikabarkan menurun hingga satu persen dibandingkan tahun sebelumnya. BSA menyatakan belum puas dengan pencapaian angka tersebut. Menurutnya, kualitas aparat hukum Indonesia masih harus ditingkatkan.

"Angka pembajakan piranti lunak di Indonesia meningkat sekira satu persen, dari 85 persen di tahun 2006 menjadi 84 persen pada tahun 2007. Namun, nilai kerugian pasar penjualan tetap meningkat dari USD350 juta menjadi
USD411 juta. Volume pasar yang membesar menyebabkan nominalnya meningkat, baik yang berlisensi maupun yang open source," kata Vice President and Regional Director Asia Pasifik Jeffrey Hardee via teleconference yang dijelaskan lebih lanjut oleh representatif BSA Indonesia Donny Sheyoputra di kantornya, Sampoerna Strategic Square, Rabu (14/5/2008).

"Jujur saja, kami belum puas. Memang sudah menunjukkan peningkatan, tetapi justru dengan meningkatnya satu persen ini membuat pekerjaan saya menjadi lebih banyak, karena ekspektasi ke depan pasti akan lebih besar," imbuh Donny sambil terkekeh.

Menurut BSA dan IDC, penjualan piranti lunak secara global yang terinstal pada komputer telah mencapai USD126 miliar. Rincinya, sekira USD78 miliar dijual secara legal atau terbayar, sedangkan yang ilegal atau disebut dengan software bajakan sekira USD48 miliar, kurang lebih 38 persen dari total penjualan. Donny memaparkan, "Secara global, Indonesia setidaknya sudah bukan bagian dari 10 besar negara dengan tingkat pembajakan tertinggi." (srn)

BeLOG

Kronologger: Kronologi Blogger

Kronologger: Kronologi Blogger Kronologger.com merupakan layanan micro-blogging, sebuah aktivitas nge-blog dengan postingan-postingan singkat yang berisi apa saja.

WIRED WORLD?

Boneka Bantu Supir Atasi Macet

Boneka Bantu Supir Atasi Macet Para ilmuwan Jepang berhasil mengembangkan sebuah boneka Teddy Bear yang mampu membantu para pengemudi untuk menghindari kemacetan.
BERITA LAINNYA