Kamis, 21 Agustus 2008

Telecommunication

Intel dan IM2 Berupaya Tingkatkan Broadband di Indonesia

Jum'at, 16 Mei 2008 - 17:41 wib

Muhammad Chandrataruna - Okezone


JAKARTA - Dalam rangka mengembangkan program Intel World Ahead, Intel bersama Indosat M2 (IM2) menandatangi perjanjian kerja sama untuk meningkatkan akselarasi pengembangan internet kecepatan tinggi. Dalam pilot project di tiga bulan pertama, IM2 akan menyediakan layanan 3.5G di 11 kota besar di Indonesia.

"Ada tiga pilar yang difokuskan untuk pengembangan proyek ini, di antaranya hardware, content, connectivity. Kami di sini bekerja sama dengan Intel untuk pengadaan connectivity dengan menyediakan akses broadband wireless," ujar Presiden Direktur Indosat M2, Indar Atmanto, di Jakarta, Jumat (16/5/2008).

Program ini, Indar mengatakan, targetnya akan berjalan 3-4 tahun ke depan. "Di tahap awal diadakan pilot project selama tiga bulan untuk mencari metode yang tepat, meliputi proses training, konten, penerepan metode yang menarik untuk siswa, dan infrastruktur lainnya," terangnya.

Dalam kemitraan ini, Business Development Manager Intel Indonesia Yadi Karyadi mengatakan model bisnis, kualitas jaringan dan standar prosedur yang ada sudah layak dan teruji. "Masing-masing mitra yang bekerja sama dengan Intel mempunyai porsi sendiri-sendiri. Yang pasti, untuk program ini mereka menerapkan harga khusus, tetapi tetap tidak gratis," Business Development Manager Intel Indonesia, Arya Sanjaya menambahkan.

Presiden Direktur Indosat M2, Indar Atmanto, juga mengatakan kerja sama ini merupakan sesuatu yang esensial terhadap dunia pendidikan. "Jangkauan 3.5G kami yang tersedia di 11 kota sementara ini saya kira cukup mengakomodasi kebutuhan broadband wireless pada kerja sama ini," tuturnya.

Di kesempatan berbeda, Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati memaparkan bahwa kolaborasi dengan IM2 ini menjadi salah satu upaya Intel untuk mencapai pertumbuhan dua kali lipat dari pertumbuhan rata-rata jumlah pengguna akses broadband wireless di Indonesia sebelum 2012.

Sementara itu, untuk menjangkau wilayah-wilayah yang belum terjangkau oleh jaringan IM2, Indar juga mengimbau kepada para operator telekomunikasi untuk ikut terlibat dalam proyek ini. "Sejauh ini, memang belum ada pembicaraan, karena masih dalam tahap percobaan (pilot project)," kata Indar.

Untuk meningkatkan akselarasi broadband, menurut Intel, WiMAX juga dapat menjadi alternatif yang menjadi komponen penting untuk memungkinkan terjadinya akses broadband wireless yang lebih luas, terjangkau, dan berkualitas.

Di tahap awal, layanan broadband 3.5G dari IM2 ini tengah diterapkan pada proyek percontohan tiga sekolah, yakni Labschool, Penabur, dan Al-Azhar.

Di kesempatan lain, Indar sempat memaparkan sebelumnya, potensi bisnis broadband internet di Indonesia kian besar. Hingga kini diperkirakan besar potensinya diestimasi sekira atas 50 persen dari total penggunaan internet sekira 27 juta dan 2,5 juta pelanggan internet. "Masih sekira 25 juta pasar potensial yang bisa dikembangkan di masa mendatang," tukasnya. (srn)

BeLOG

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan' Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.

WIRED WORLD?

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.