Computer & IT


Q1 2008, Revenue SAP APJ Genjot Pendapatan SAP Global

Jum'at, 16 Mei 2008 - 19:05 wib
text TEXT SIZE :  
Muhammad Chandrataruna - Okezone

JAKARTA - SAP Asia Pasifik dan Jepang (SAP APJ) kembali menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa pada Q1 2008, dengan meraih pertumbuhan pemasukan software sebesar 55 persen atau sekira USD119 juta. Hasil pertumbuhan tersebut kian memperkuat peran SAP APJ sebagai mesin pertumbuhan SAP global.

Total pemasukan SAP APJ juga dilaporkan tumbuh 31 persen atau sekira USD348 juta. Sedangkan, untuk revenue software dan service-software pada Q1 tumbuh 36 persen atau sekira USD268 juta.

"Kami mempunyai landasan awal yang kuat untuk menyambut 2008. Q1 2008 memperlihatkan pesatnya pertumbuhan di sejumlah investasi customer-customer besar di seluruh segmen pasar," kata Presiden dan CEO SAP APJ Geraldine McBride, kepada okezone dalam keterangan resminya, Jumat (16/5/2008).

Sementara itu, lebih dari 50 persen dari pemasukan software di kuartal ini terdiri dari order yang masing-masing bernilai USD1 juta bahkan lebih. Geraldine mengaku bahwa pada kuartal pertama ini, SAP juga mengalami pertumbuhan penjualan yang luar biasa pada segmen solusi NetWeaver, Platform Integrasi and Governance, Risk and Compliance.

"Portofolio solusi UKM SAP terus memperkuat keberhasilan pasar SAP di semua segmen pasar, dimana Cina dan India menjadi wilayah yang memiliki peluang pasar terbesar pada tahun 2008. Indikasinya, SAP APJ  berhasil memenangkan lebih dari 13 order dari customer pada satu hari kerja. Mitra SAP di Cina tumbuh 272 persen selama Q1 2008 ini," tukas Geraldine.

SAP juga meningkatkan headcount-nya di APJ menjadi lebih dari 1300 karyawan atau mengalami peningkatan 13,6 persen selama Q1. Secara global, SAP meningkatkan headcount-nya di bidang  riset dan  pengembangan menjadi lebih dari 2000 orang atau naik 15,7 persen selama Q1 2008.

Di samping SAP APJ, SAP Global pun mengalami pertumbuhan yang signifikan selama Q1 2008. Piranti lunak dan piranti lunak yang terkait dengan layanan membukukan pemasukan sebesar USD37,4 milyar. Ini berarti mengalami kenaikan pertumbuhan sebesar 32,6 persen, bila dibandingkan periode terakhir Q4 tahun lalu sebesar 31.9 persen yang berakhir pada 31 Desember 2007.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2007, pada Q1 yang berakhir pada Maret 2007, SAP Global membukukan pertumbuhan 28,2%.

Hingga kini, di Indonesia, Universitas Bina Nusantara dan Pelangi Indah Canindo menjadi dua customer besar SAP Asia Pasifik dan Jepang. (srn)