Amerika Serikat, Negara Penghasil Spam Terbesar - techno.okezone.com
o1 o2

Techno - Computer & IT


Amerika Serikat, Negara Penghasil Spam Terbesar

Minggu, 18 Mei 2008 - 12:31 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Muhammad Chandrataruna - Okezone

LONDON - Amerika Serikat, berdasarkan studi SophosLabs, ditetapkan sebagai negara dengan angka produksi spam terbesar di dunia. Pada kuartal ketiga tahun lalu, Amerika Serikat dilaporkan telah menghasilkan pertumbuhan spam yang massive sekira 28,4 persen.

Angka di atas, diinterpretasikan analis SophosLabs, bahwa hampir satu dari tiga spam email di seluruh dunia dikirim dari komputer Amerika.

Bahkan Korea Selatan yang menduduki peringkat kedua, mempunyai jarak angka yang begitu signifikan dibandingkan Amerika Serikat. Korea Selatan dilaporkan hanya bertanggung jawab atas 5,2 persen atau sekira satu dari 20 pesan spam.

Berikut ini adalah daftar dua belas negara yang masuk ke jajaran teratas penyebar spam:
1. Amerika Serikat
2. Korea Selatan
3. China (termasuk Hong Kong)
4. Rusia
5. Brasil
6. Prancis
7. Jerman
8. Turki
9. Polandia
10. Inggris
11. Rumania
12. Meksiko

Kendati sebagian besar spammer Amerika Serikat ditangkap setiap minggunya dan para pelanggar hukum high-profile ini pun sudah ditahan, karena begitu besar jumlahnya, Amerika Serikat masih tetap berpredikat negara produksi spam yang jauh lebih banyak dibandingkan negara-negara lainnya.

Menurut konsultan senior Sophos, Carole Theriault, aktivitas ini tidak bisa hanya dipersalahkan pada tindakan licik sebagian kecil kriminal yang haus uang, karena terdapat ribuan spammer yang menggunakan ribuan komputer zombie (atau BOT) di AS.

"Satu-satunya cara kita adalah jika pihak berwenang di AS berinvestasi lebih banyak dalam mendidik pengguna komputer berkaitan dengan bahaya ini. Juga menambah usaha monitoring ISP (Internet Service Provider) untuk mengidentifikasi mesin mencurigakan tersebut," ucap Theriault, yang dikutip ComputingUK, Minggu (18/5/2008).

Sementara itu, ketika di Amerika Serikat terjadi peningkatan jumlah spam, menurut SophosLabs, tetangganya Kanada terus membuat kemajuan yang bagus dalam memberantas masalah spam, juga mengurangi figur penyebar spam sepanjang Q3 hingga hanya tinggal 0,8 persen. "Amerika harus belajar dari tetangganya yang telah melakukan langkah bermutu dalam membasmi spammer," Theriault menuturkan.

Menurut Theriault, Kanada menerapkan programnya lebih awal, yakni Aksi Anti-Spam pada 2004 silam. Sejak saat itu, upaya terus-menerus untuk melibatkan ISP, pengusaha, dan konsumen terus dilakukan agar persoalan ini benar-benar bisa diatasi.

Sementara itu, dilaporkan netter di Kanada merasa kesal, kerena ketika mereka berkontribusi besar mengatasi masalah spam di Kanada, mereka justru akan menerima tumpukan email iklan yang dikirim dari Amerika Serikat.(cdr) (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4