Senin, 08 September 2008
Computer & IT
CTI-TC, TC Pertama Mitra Oracle
Senin, 9 Juni 2008 - 10:23 wib
Sarie - Okezone

Teknologi center yang berawal dari sebuah training center ini akan difungsikan sebagai pusat ujicoba produk middleware Oracle, baik application server, business intellegence, enterprise content management, maupun identity management. Satuan produk yang komprehensif dan terintegrasi sempurna ini akan mendukung pengembangan, pengimplementasian dan pengelolaan Service-Oriented Architecture.
CTI akan menyediakan sumber daya yang ahli, infrastruktur yang mendukung dan pemberdayaan mitra agar teknologi center ini dapat digunakan oleh para perusahaan, baik untuk demo produk, proof of concept, workshop, update produk maupun migrasi.
"Sebenarnya kami memiliki banyak mitra bisnis tapi kebetulan demand untuk menguji coba fusion middleware semakin meningkat sehingga kami pun mempersiapkan segala infrastruktur yang ada untuk bisa memberikan gambaran implementasi fusion middleware Oracle," ujar Marketing and Channel Development Manager CTI Lugas M Satrio saat ditemui di Graha BIP, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Menurut Lugas, demand yang meningkat terhadap fusion middleware ini juga mengakibatkan CTI harus mendedikasikan tiga buah server tambahan hanya untuk teknologi ini. Ketiga server ini adalah server-sever dengan kapasitas high-end sehingga layanan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang ada di tingkat perusahaan (enterprise). Untungnya investasi yang harus dirogoh CTI tidak cukup banyak, hanya sekira USD150.000, sudah termasuk anggaran untuk penyediaan tiga buah server dan training beberapa sumber daya manusia yang dibutuhkan.
Setelah mengeluarkan kocek sedemikian besar, CTI malah tidak memungut biaya sepeser pun bagi mereka yang ingin menguji produknya di teknologi center ini. "Kami hanya ingin memberikan apresiasi bagi para partner kami sehingga kami memperbolehkan perusahaan manapun mengunjungi teknologi center kami, free of charge," ujar Lugas.
Tiga server untuk kepentingan Oracle ini, dan beberapa server lainnya, ditempatkan di sebuah ruangan khusus bernama Staging atau Porting Room, untuk demo dan ujicoba produk. Selain infrastruktur yang mumpuni, CTI juga menyediakan sebuah tim (CTI Competence Center) yang melakukan sertifikasi terhadap produk TI, baik milik CTI maupun milik mitra bisnis. Competence Center ini sendiri berfungsi untuk memberikan rekomendasi kepada para end-user tentang kualitas, entah itu berupa layanan maupun hardwarenya.
Meskipun fasilitas yang ada di CTI-TC lebih diutamakan untuk digunakan oleh mitra CTI namun tidak menutup kemungkinan bagi pihak lain untuk menggunakannya, Misalnya kalangan pemerintah, pendidikan, instansi maupun perusahaan swasta lainnya, agar semakin banyak yang mengenal solusi teknologi fusion middleware Oracle ini.
Dari pengalaman para teknisi menghadapi end-user maka secara otomatis CTI juga dapat mengetahui berbagai masalah yang dihadapi dalam dunia TI. Namun masalah-masalah tersebut tidak mengendap begitu saja. CTI berinisiatif untuk membuat sebuah database dengan nama Knowledge Management System (KMS). KMS ini merupakan daftar dari solusi berbagai masalah yang dihadapi dan dialami oleh teknisi CTI. Dengan KMS ini, CTI berharap bisa membantu para mitra bisnis untuk mendapatkan solusi secara cepat.
Sebenarnya infrastruktur dalam teknologi center milik CTI ini sudah dapat digabungkan satu sama lain menjadi sebuah data center yang berkualitas karena hampir seluruh produk TI ada di sini, yang notabene merupakan partner CTI.
Jika Oracle dipercaya sebagai penyedia fusion middleware terbaik maka untuk server yang digunakan, CTI mempercayakannya lewat vendor IBM dengan sistem operasi milik Red Hat. Sedangkan untuk WAN optimizernya, CTI menggunakan Riverbed dengan bantuan bahasa pemrograman milik Microfocus dan teknologi replikasi data milik Double Take. Khusus untuk sistem keamanan jaringan, khususnya antispam dan antivirus, CTI menggunakan sistem kemanan milik Fortinet.
Sebagai distributor berbagai macam produk yang juga menjalin kerjasama dengan banyak Independent Solution Providers, CTI memiliki tujuan untuk menyediakan one-stop shop bagi reseler dengan menawarkan layanan pra-penjualan dan pengembangan Oracle Fusion Middleware sebagai ciri khas teknologi middleware terintegrasi. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi reseler untuk menawarkan complete total solutions kepada pelanggannya.(cdr) (srn)
BeLOG
Fupei: Situs Jaringan Sosial Rasa Indonesia
Friends Uniting Program Especially Indonesia (Fupei) adalah sebuah website komunitas yang berisi tentang jurnal persahabatan dan kreatifitas di internet, dikhususkan untuk kalangan Indonesia
WIRED WORLD?
Nama Pun Bisa menjadi Magnet Spam
Peneliti dari Cambridge University, Inggris melansir hasil penelitian yang menyatakan nama seseorang di e-mail mempengaruhi pengiriman Spam ke alamatnya e-mailnya
BERITA LAINNYA
-
Minggu, 07/09/2008 14:09
eBay Rilis Situs Peduli Lingkungan
-
Minggu, 07/09/2008 13:09
HP Dorong CIO Pertimbangkan Kembali Virtualisasi Untuk Bisnis
-
Minggu, 07/09/2008 12:09
Mata-mata Juga Punya Situs Jaringan Sosial
-
Minggu, 07/09/2008 10:09
Meski Marak, Virtualisasi Belum Dimaksimalkan
-
Sabtu, 06/09/2008 18:09
Microsoft Kirim 155 Customer Service ke Toko-Toko
