o1 o2

Techno - Gadget


2 Hari FKI, 300 Notebook Advan Ludes

Kamis, 12 Juni 2008 - 18:13 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Sarie - Okezone
Laptop Advan

JAKARTA - Festival Komputer Indonesia yang dibuka kemarin menghasilkan penjualan yang cukup signifikan, khususnya bagi notebook Advan yang dijual dengan harga cukup terjangkau.

"Baru dua hari Festival Komputer Indonesia (FKI) digelar, Notebook Advan sudah terjual sekitar 300-an unit. Benar-benar diluar dugaan. Ternyata begitu antusiasnya masyarakat terhadap laptop," ujar Marketing Director PT Intech Surya Abadi Ir Teddy Tjan di Jakarta, Kamis (12/6/2008).

Menurut Teddy antusiasme masyarakat ini dikarenakan harga untuk membawa pulang satu unit laptop ini cukup terjangkau, kurang dari lima juta rupiah untuk sebuah laptop yang dilengkapi prosesor core 2 Duo.

Teddy menjelaskan dengan berkonsentrasi pada segmen pasar menengah ke bawah, dan harga di bawah USD700, membuat Advan bisa cepat menembus pasar dan diminati konsumen. Terbukti dari berbagai pameran yang diikuti, notebook asal Taiwan ini selalu laris manis. Keputusan pihak Advan untuk terus bermain di segmen ini bukan tanpa alasan, berdasar data IDC 2007, pasar notebook yang paling menggiurkan berada pada level harga di bawah USD720.

"Misalnya saja jika pasar notebook sekira 650 ribu unit maka 450 ribu dikuasai oleh notebook di bawah harga USD720. Di level inilah kami bermain," papar Teddy.

Selain memfokuskan pada segmen menengah ke bawah, beberapa strategi lainnya sudah dilakukan Advan, di antaranya melakukan road show ke berbagai kota besar di Indonesia, mengikuti berbagai pameran seperti FKI. Di berbagai event tersebut, lanjut Teddy, pihaknya selalu memberi paket-paket kejutan.

"Seperti pada pameran FKI, kami membandrol harga notebook hanya Rp5 juta dengan tambahan hadiah menarik, gratis flashdisk, T-shirt, dan hadiah menarik lainnya," ucap Teddy. Selain menggelar notebook murah, Advan juga mengenalkan produk terbarunya, Deskbook. Sebuah PC yang terintegrasi antara monitor, processor, atau yang terkenal dengan istilah All in One PC.

Namun, bukan perkara mudah melakukan penetrasi dengan brand baru, dimana banyak persoalan yang mengemuka. Pertanyaan yang sering muncul, lanjut Teddy, adalah kualitas dan performa. Konsumen kita seringkali terbius dengan apa yang namanya brand. Brand lama dan ternama seolah lebih penting ketimbang fitur dan harga. Fenomena tersebut disikapi Teddy dengan cara memutar haluan.

"Apa sebenarnya yang dibutuhkan pengguna laptop. Pertama jelas prosessor, kemudian VGA, memory, dan harga. Jika semua varian tersebut sama, antara brand satu dengan lainnya, buat apa beli yang lebih mahal. Toh, kualitas dan performanya dijamin sama juga," ujar Teddy panjang lebar. Konsumen seperti itulah yang disebut Teddy sebagai smart customer, yaitu konsumen yang membeli barang sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan merk sehingga Teddy berterus terang jika market inilah yang akan dibidik oleh Advan.

Dengan kualitas optimal dan harga yang fantastis, Teddy merasa optimistis jika tahun ini Advan bisa mengambil 10 persen dari market notebook Indonesia. (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4