Kamis, 21 Agustus 2008

Science

NASA: Kesempatan Terakhir Atasi GW

Selasa, 24 Juni 2008 - 09:40 wib

Sarie - Okezone


WASHINGTON - Tepat 20 tahun setelah memperingatkan Amerika tentang global warming, ilmuwan NASA mengatakan bahwa situasi bumi semakin berbahaya dan dibutuhkan antisipasi secara cepat dan maksimal.

Ilmuwan NASA mensinyalir bahwa masyarakat dunia sudah cukup lama terlena sehingga mereka melewati kesempatan untuk memperbaiki bumi. Menurut mereka bumi telah berada dalam tingkatan efek rumah kaca yang 'berbahaya' dan untuk bisa hidup dalam situasi normal dibutuhkan tingkatan yang sama di tahun 1988.

"Atmosfir hanya bisa bertahan dengan tingkatan karbon dioksida yang ada saat ini, untuk beberapa dekade mendatang. Itu pun harus didukung tanpa ada perubahan besar yang terjadi seperti kepunahan ekosistem secara besar-besaran dan menurunnya tingkat air laut," ujar James Hansen seperti dikutip melalui Associated Press, Selasa (24/6/2008).

Hansen menyatakan bahwa jika perubahan tersebut terjadi dalam dekade mendatang maka seluruh masyarakat di dunia akan 'terpanggang'. Oleh karena itu ia menyarankan agar seluruh dunia bergerak untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada dalam mengantisipasi global warming yang semakin mengancam.

Untuk mengurangi emisi, Hansen menyarankan agar pembangkit listrik bertenaga batubara, yang tidak menyerap karbon dioksida, jangan lagi digunakan di Amerika setelah 2025. Bahkan pada tahun 2030, seluruh pembangkit batubara tersebut harus dihilangkan dari muka bumi. Selama ini teknologi penyerapan karbon masih dikembangkan dan belum terbukti hemat untuk digunakan sebagai pembangkit.

Pembakaran energi fosil seperti batubara merupakan penyebab utama terjadinya efek gas rumah kaca. Menurut Hansen atmosfir dunia harus kembali berada pada level 350 bagian karbon dioksida dalam setiap hitungan sepersejuta. Bulan Mei kemarin level karbon dioksida berada 10 persen lebih tinggi atau sekira 386,7 bagian dalam hitungan sepersejuta.

James Hansen biasa disebut sebagai 'godfather' ilmu global warming. Saat ini ia menjabat sebagai direktur ilmu pengetahuan luar angkas di Goddard Institute. Hansen telah menggaungkan isu global warming kepada khalayak sejak Juni 1988. Saat itu Washington sedang dilanda gelombang panas. Ia mengatakan kepada dewan negara akan adanya global warming. (srn)

BeLOG

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan' Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.

WIRED WORLD?

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.