Kamis, 21 Agustus 2008
Telecommunication
AXIS Ekspansi Layanan ke Bali & Lombok
Kamis, 3 Juli 2008 - 10:20 wib

"Di kedua wilayah baru ini, kami menyediakan layanan GSM dan 3G," kata CEO AXIS Erik Aas saat launching di Hotel Hard Rock, Jalan Pantai Kuta, Bali, Rabu (2/7/2008).
Di Bali, jaringan AXIS akan menjangkau Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, Gianyar, dan Tabanan. Sedangkan di Nusa Tenggara, hadir di kota Mataram dan Lombok Barat.
Di kedua wilayah pariwisata itu, jaringan AXIS didukung 100 BTS (base transceiver station). Jaringan itu akan melayani lebih dari 2,9 juta atau 45 persen total populasi di Bali dan Lombok. Dua kantor layanan juga disiapkan di Denpasar dan Mataram.
Menurut Erik, AXIS meluncurkan tarif GSM termurah dengan Rp1 per telepon dan layanan tarif SMS termuah. "Dengan prinsip terjangkau dan transparan, pelanggan bisa mendapatkan kembali kontrol yang saat ini hilang karena karena adanya syarat dan kondisi yang tersembunyi dan rumit," ujar Erik.
Erik menambahkan, AXIS menyediakan dana USD1 juta untuk ekspansi jaringan hingga akhir 2008, dan menargetkan jangkauan nasional pada 2009.
"Dengan ekspansi ini, layanan kami telah menjangkau lebih dari 50 juta orang atau lebih dari 20 persen total populasi Indonesia," pungkasnya. (Miftachul Chusna/Sindo/jri)
BeLOG
Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'
Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.
WIRED WORLD?
Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii
Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.
BERITA LAINNYA
-
Rabu, 20/08/2008 16:08
Meski Voice Meningkat, SMS Tetap Primadona
-
Rabu, 20/08/2008 14:08
XL Resmikan BTS ke-14.000 di Jayapura
-
Rabu, 20/08/2008 07:08
2012, NSP Hasilkan USD29 Miliar
-
Senin, 18/08/2008 17:08
6,2 Juta Pelanggan 3G Telkomsel Diadu via 3G Quest
-
Senin, 18/08/2008 15:08
Operator Berlomba Gelar Jaringan Telekomunikasi Rural Area
