o1 o2

Techno - Computer & IT


25% Bank di Asia Menjadi Target Phising

Minggu, 6 Juli 2008 - 11:14 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Muhammad Candrataruna - Okezone

LONDON - Hasil studi ReadiMinds mengatakan bahwa sekira 25 persen bank di Asia telah menjadi target dari serangan phishing pada transaksi online bank sepanjang tahun 2007.

Perusahaan riset yang berkantor di Singapura tersebut mengatakan tingginya angka ancaman ini membuat sejumlah vendor security untuk berlomba-lomba menciptakan perangkat lunak yang bisa menangkal kejahatan cyber tersebut.

Sementara itu, angka 25 persen yang dipaparkan ReadiMinds tersebut berdasarkan hasil riset yang dilakukan pada sejumlah responden bank di Bangladesh, Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Sayangnya ReadiMinds tidak memaparkan secara detail seberapa banyak respoden terlibat dalam penelitian ini.

Dari survey tersebut juga terungkap bahwa sekira 20 persen dari bank telah melakukan implementasi yang sangat kuat untuk memperkokoh transaksi online yang mereka lakukan dengan metode two-factor authentication (2FA). Menurut ReadiMinds, cara 2FA kini menjadi trend yang banyak digunakan oleh bank-bank, terutama bank-bank yang memiliki layanan transaksi online.

Sementara 20 persen instituasi keuangan lainnya, seperti dilansir ZDnet, Minggu (6/7/2008), mengatakan mereka telah melakukan sejumlah rencana formal untuk meminta user lebih waspada mengenai ancaman ini untuk menghindari adanya kemungkinan pencurian user ID dan password akses ke bank online.(cdr) (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4