Gadget


Ponsel Philips dan IMO Bidik 10% Market Share

Selasa, 8 Juli 2008 - 16:03 wib
text TEXT SIZE :  
Muhammad Candrataruna - Okezone

CIJERUK - PT KOIN, distributor utama ponsel PHILIPS dan IMO di Indonesia, optimistis akan mampu meningkatkan market share sekira lima persen menjadi 10 persen hingga akhir tahun ini.

"Meskipun dulu market share kami pernah 0,2 persen dan hampir hilang, sekarang mulai tumbuh menjadi lima persen, dan target kami menuju 10 persen pada akhir tahun ini," ujar Presiden PT Konten Indomedia Pratama (PT KOIN) Sarwo Wargono saat diwawancarai okezone usai jumpa pers di Cijeruk, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, Selasa (8/7/2008).

"Pertumbuhan ini terdongkrak dari penjualan produk Xenium kami, seperti Xenium 9@9k, 9@9W, 9@9U, dan fashion phone lainnya," lanjutnya.

Sarwo menuturkan, sementara ini kompetitor terbesarnya di pangsa pasar ponsel Tanah Air adalah LG Mobile dan Motorola yang penjualannya mengalami penurunan drastis. "Saya optimistis mampu bersaing meskipun Philips masih berada di bawah keduanya," ungkapnya.

Secara global, menurut Sarwo, market share Philips mengalami peningkatan yang eksponensial sekira 25 persen. "Memang masih kecil. Tapi di Eropa, kami masih mendominasi saat ini, seperti Rusia, Jerman, Belanda, dan beberapa negara Eropa lainnya," ujar Sarwo. Menurut dia, masyarakat Eropa masih menggunakan ponsel sebagai alat komunikasi dibandingkan untuk fashion."

Sementara itu, Marketing and Promotion Manager PT KOIN Adam mengungkapkan ambisi besarnya untuk menjadikan ponsel Philips dan IMO sebagai market leader di Indonesia. "Ya, kami optimistis kami bisa menjadi market leader beberapa waktu ke depan," katanya.

"Untuk menjadi market leader masih relatif susah, tapi untuk positioning lebih baik kami optimistis karena kami sudah mempunyai banyak fitur seperti TV Phone, camera phone, dan camera-TV phone. Bahkan kami berencana untuk mengeluarkan versi low-end-nya. Volume pasarnya kian besar di Indonesia. Kami harap produksinya tidak terlambat," imbuh Sarwo menambahkan.

Saat ini, Philips dilaporkan telah berhasil menjual sekira 50.000 unit dari 15 jajaran produknya. Sementara IMO masih sejumlah sekira 10.000 unit dengan 6 jajaran produk. "Untuk IMO kami akan merilis 10 produk lagi yang dijadwalkan hingga akhir tahun ini," pungkas Sarwo. (srn)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4