Selasa, 07 Oktober 2008

info produk techno

Sony Luncurkan Camcorder Full-HD Terkecil di Dunia

Rabu, 9 Juli 2008 - 19:04 wib

Muhammad Candrataruna - Okezone


JAKARTA - Sony Indonesia hari ini memperkenalkan seri terbaru di jajaran Handycam dengan hadirnya Handycam High Definition HDR-TG1, yang merupakan Handycam AVCHD berbasis lifestyle paling ringan dan terkecil di dunia saat ini.

Ukurannya yang berdimensi 32mm x 119mm x 63mm dan berat hanya 300g, HDR-TG1 mampu merekam video Full HD 1920 x 1080i dan dapat menangkap gambar dengan resolusi hingga empat megapixel ke dalam media penyimpanan Memory Stick Duo.

Media Memory Stick PRO Duo 16GB disinyalir mampu merekam hingga dua jam rekaman dalam mode Full HD 1920x1080i dan hingga 7.700 gambar diam.

"HRD-TRG1 kita klaim sebagai produk Full-HD terkecil di dunia. Ini betul-betul miniatur teknologi canggih. Di jajaran produk terakhir kita masih mengimplementasi resolusi 1440:1080i (resolusi untuk HD)," tukas Digital Imaging Group Leader Febri, di sela-sela peluncuran HDR-TG1 di Dragon Fly, Jakarta, Rabu (9/7/2008).

Sementara itu, untuk pertama kalinya titanium murni digunakan sebagai rangka pada Handycam Sony agar konstruksinya kokoh namun tetap ringan. Premium Hard Coating juga di aplikasikan ke permukaan Handycam untuk meningkatkan daya tahan terhadap goresan.

"Selain dapat mengambil film ber-resolusi tinggi melalui kemampuan merekam Full HD-nya, HDR-TG1 juga dibekali fitur-fitur praktis seperti titanium murni dan Premium Hard Coating agar tetap ringan dan awet," kata General Manager Marketing Division Head PT Sony Indonesia Kazuo Sawachi, di tempat yang sama.

Di sela-sela presentasinya Febri mengatakan pada HDR-TRG1 ini, Sony tidak melengkapinya dengan versi Night Mode karena dinilai kurang efisien untuk diimplementasi di sebuah perangkat yang compact.

"Produk ini kita buat mini, compact, untuk sebuah fitur night mode kita perlu perangkat lebih banyak. Tapi untuk fitur night mode biasa tetap tersedia, low-light bisa dimaksimalkan asal tidak terlalu gelap," jelas dia.

HDR-TRG1 ini mengimplementasi teknologi sensor ClearVid CMOS. "Dengan teknologi yang diambil dari Exmor dan mesin olah gambar BIONZ tersebut, user dapat menikmati video dan hasil foto yang maksimal," terang Febri.

Teknologi Face Detection juga masih menjadi fitur penting yang digunakan pada fungsi foto dan video, sekaligus dapat mengenali hingga delapan wajah di layar LCD camcorder.

Sementara fitur D-Range Optimizer dapat berfungsi menekan "penghitaman" pada subjek dan "pemutihan" pada kondisi lingkungan yang sangat terang untuk mendapatkan gambar yang lebih natural dengan eksposur merata.

Produk yang juga mengadopsi zoom microphone dengan hasil rekam Dolby Digital 5.1 surround sound ini, dipaparkan Febri, mampu merekam video dan mengambil gambar di waktu bersamaan.

"Hanya saja kualitas gambar (foto) downgrade, dari empat megapixel menjadi 2,3 megapixel. Tapi, saya jamin hasilnya tetap memuaskan," kata dia. "Hasilnya bisa dibakar ke DVD atau AVCHD."

Pada konektivitas, HDR-TRG1 memungkinkan adanya BRAVIA Sync untuk menampilkan video dan gambar langsung ke BRAVIA TV yang kompatibel melalui kabel HDMI yang dijual terpisah. "User cukup menggunakan satu remote BRAVIA saja untuk navigasi," Febri menguraikan.

Sony HD Handycam HDR-TG1 tersedia di Indonesia mulai Juli 2008 dengan harga sekira Rp9.900.000 per unitnya.

"Ini merupakan satu-satunya produk berkualitas Full-HD Sony yang memiliki harga di bawah 10 juta," pungkas Febri. (srn)

BeLOG

Beoscope: Situs Video Sharing ala Indonesia

Beoscope: Situs Video Sharing ala Indonesia Di tengah maraknya pengakses video sharing YouTube, sekumpulan anak negeri membuat situs yang sama agar ketergantungan terhadap konten asing menurun sedikit demi sedikit.

WIRED WORLD?

Asyik SMS, Masinis Celakai Penumpang

Asyik SMS, Masinis Celakai Penumpang Kecelakaan kereta api Metrolink yang menewaskan 25 orang dan melukai 135 orang di Los Angeles, California, pertengahan September silam disinyalir akibat kelalaian masinis, Robert Sanchez yang sedang asyik ber-sms.
BERITA LAINNYA