Kamis, 21 Agustus 2008

Gadget

Trend Taping Camcorder Mulai Tinggalkan Tape Konvensional

Kamis, 10 Juli 2008 - 09:32 wib

Muhammad Candrataruna - Okezone


JAKARTA - Sony Indonesia memproyeksi trend taping camcorder akan mulai beralih ke HDD dan DVD. Sementara itu, Sony tidak khawatir dengan jajaran produk kompetitornya yang berharga relatif kompetitif.

Menurut Digital Imaging Group Leader Sony Indonesia Febri, berdasarkan pada riset GFK, delapan tahun lalu trend pasar masih di seputar tape. Tujuh tahun kemudian, trend pasar beralih ke DVD dan ditemukan sedikit perkembangan pada HDD.

"Trend taping camcorder akan mulai bergeser ke memory stick. Sekarang ini, pertumbuhan DVD dan HDD cukup eksponensial, lagi gila-gilaan. Konsumer perlahan-lahan meninggalkan teknologi tape konvensional," urai Digital Imaging Group Leader Febri, di sela-sela peluncuran HDR-TG1 di Dragon Fly, Jakarta, Rabu (9/7/2008) sore.

"Kabar trend terakhir, di dunia orang-orang beralih ke High-Definition (HD) dan pelan-pelan meninggalkan Standard Definition (SD), kendati di Indonesia market share untuk produk HD masih kecil sekali, hanya sekira satu persen," terang General Manager Marketing Division Sony Indonesia Kazuo Sawachi di kesempatan yang sama.

"Sedangkan 99 persen lainnya masih dikuasai SD," imbuhnya.

Sementara itu, Febri menjelaskan bahwa Sony tidak terlalu berambisi untuk mengikuti jejak kompetitornya yang menggelontorkan jajaran produk camcorder dengan harga yang kompetitif.

"Hampir semua produk Sony disegmentasikan untuk mid-high end. Jadi, kami tidak khawatir dengan keberadaan produk-produk kompetitor dengan harga yang lebih terjangkau," Febri menuturkan.

"Biar bagaimana pun, kami masih tetap market leader," tukasnya.

Febri memaparkan saat ini Sony masih menguasai lebih dari 50 persen market share untuk pasar camcorder di Indonesia. "Absolutely di atas 50 persen," tegasnya.

Namun Febri tidak bersedia memaparkan berapa angka persisnya. (srn)

BeLOG

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan' Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.

WIRED WORLD?

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.
BERITA LAINNYA