Senin, 08 September 2008
Telecommunication
Astro Merugi Rp1,4M per Bulan Akibat Tuduhan Monopoli
Jum'at, 18 Juli 2008 - 09:48 wib
Muhammad Candrataruna - Okezone
JAKARTA - Penyelenggara satelit televisi berbayar Astro yang berada di bawah PT Direct Vision (PTDV) menampik tuduhan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat oleh KPPU. Hingga saat ini, putusan tim pemeriksaan lanjutan KPPU tersebut belum mencapai final.
Penyelenggara televisi berbayar asal Malaysia tersebut dituding melakukan praktik monopoli sejak memenangkan hak siar sepakbola Barclays Premier League (BPL) atau dikenal dengan Liga Inggris dan dilaporkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha sebagai praktik monopoli siaran.
Teryata, aduan tersebut berimbas pada pertumbuhan jumlah pelanggan Astro yang sebelumnya berjumlah sekira 147 ribu pelanggan pada kuartal akhir tahun lalu menjadi sekira 140 ribu pelanggan di kuartal awal 2008.
"Ya, kira-kira kerugiannya Rp1,4 miliar per bulan," ujar senior vice president legal PTDV Erwin Darwis Purba di kantornya, Gedung Citra Graha, Kamis (17/7/2008) kemarin, setelah menghitung potensi pendapatan yang hilang.
Saat ini, Senior Vice President Corporate Affairs PTDV Halim Mahfudz mengaku tengah sibuk menghilangkan kekhawatiran para dealer dan reseller-nya sembari meyakinkan bahwa layanan Astro tidak akan ditutup.
Salah satu sebab munculnya kekhawatiran tersebut adalah pemberitaan tentang Astro di media massa yang negatif. "Pemberitaan negatif mengenai Astro sangat mempengaruhi pelanggan," tuturnya.
Meskipun begitu, PTDV tetap optimistis mampu melalui persoalan terkait hukum ini.(srn) (mbs)
Penyelenggara televisi berbayar asal Malaysia tersebut dituding melakukan praktik monopoli sejak memenangkan hak siar sepakbola Barclays Premier League (BPL) atau dikenal dengan Liga Inggris dan dilaporkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha sebagai praktik monopoli siaran.
Teryata, aduan tersebut berimbas pada pertumbuhan jumlah pelanggan Astro yang sebelumnya berjumlah sekira 147 ribu pelanggan pada kuartal akhir tahun lalu menjadi sekira 140 ribu pelanggan di kuartal awal 2008.
"Ya, kira-kira kerugiannya Rp1,4 miliar per bulan," ujar senior vice president legal PTDV Erwin Darwis Purba di kantornya, Gedung Citra Graha, Kamis (17/7/2008) kemarin, setelah menghitung potensi pendapatan yang hilang.
Saat ini, Senior Vice President Corporate Affairs PTDV Halim Mahfudz mengaku tengah sibuk menghilangkan kekhawatiran para dealer dan reseller-nya sembari meyakinkan bahwa layanan Astro tidak akan ditutup.
Salah satu sebab munculnya kekhawatiran tersebut adalah pemberitaan tentang Astro di media massa yang negatif. "Pemberitaan negatif mengenai Astro sangat mempengaruhi pelanggan," tuturnya.
Meskipun begitu, PTDV tetap optimistis mampu melalui persoalan terkait hukum ini.(srn) (mbs)
BeLOG
Fupei: Situs Jaringan Sosial Rasa Indonesia
Friends Uniting Program Especially Indonesia (Fupei) adalah sebuah website komunitas yang berisi tentang jurnal persahabatan dan kreatifitas di internet, dikhususkan untuk kalangan Indonesia
WIRED WORLD?
Nama Pun Bisa menjadi Magnet Spam
Peneliti dari Cambridge University, Inggris melansir hasil penelitian yang menyatakan nama seseorang di e-mail mempengaruhi pengiriman Spam ke alamatnya e-mailnya
BERITA LAINNYA
-
Minggu, 07/09/2008 11:09
Berbagi Bersama, Indosat Gelar Roadshow di 4 Kota
-
Jum'at, 05/09/2008 15:09
Internet di Asia Hanya 3% Dibanding Seluler
-
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Grameenphone Bakal Tuntut Telenor Norwegia
-
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Grameenphone Bantah Dituduh Eksploitasi Anak
-
Kamis, 04/09/2008 17:09
Taliban Sandera Dua Teknisi ZTE
