Kamis, 21 Agustus 2008

Computer & IT

Netbook dan Notebook Beda Pasar

Jum'at, 18 Juli 2008 - 12:58 wib

Muhammad Candrataruna - Okezone


JAKARTA - Sejumlah vendor PC kini tengah sibuk mengoptimalkan lahan bisnis netbook. Namun begitu, netbook yang digelontorkan pada dasarnya memiliki segmen yang berbeda dengan notebook. Netbook acapkali dijadikan second PC bagi segmen yang mampu.

"Saat ini, netbook sering dijadikan second PC atau second notebook oleh pasar," ujar country manager Intel Corp Indonesia Budi Wahyu Jati, di sela-sela jumpa pers di Cafe Neo Vanity, New Wisma Standard Chartered, Kamis (17/7/2008) kemarin.

"Biasanya mereka ingin sesuatu yang lebih dari cukup. Di rumah, netbook bisa menjadi alternatif kedua di samping desktop PC. Orang yang sudah memiliki notebook pun butuh netbook untuk sesuatu yang lebih praktis," imbuhnya.

Adapun sejmlah vendor PC di Indonesia yang juga masuk ke lahan bisnis netbook, diantaranya Asus, Acer, Axioo, MSI dan Hewlett-Packard (hp).

Netbook, menurut Budi, juga bisa ditujukan bagi profesional-profesional yang mobilitas tinggi, namun tidak membutuhkan spesifikasi berstandar notebook. "Misalnya saja sales agent, atau insurance agent. Mereka hanya membutuhkan aplikasi komputasi yang sederhana, tidak butuh spesifikasi yang canggih," tutur Budi.

Karena spesifikasinya yang sederhana, Budi juga mengatakan netbook cenderung lebih cocok disegmentasi pada pengguna pemula. "Seperti untuk anak-anak sekolah, atau pun ibu-ibu rumah tangga. Yang mana umumnya mereka tidak membutuhkan aplikasi lebih dari sebuah komputasi sederhana," dia menjelaskan.

Menurut Budi, Intel akan mengusahakan Netbook untuk memiliki ukuran layar sekira 7 hingga 10 inci, tidak lebih. "Netbook tidak akan dibuat dengan layar melebihi 10 inci, karena kalau sudah melebihi, itu bukan netbook lagi," jelas Budi.

Ketersediaan input dan output devices di netbook juga lebih terbatas. Netbook hanya memiliki slot USB dan tidak dilengkapi dengan optical disk drive (ODD).

"Jadi, kalau mau nonton DVD atau apapun yang membutuhkan ROM, netbook harus disambungkan ke ODD eksternal," terang Budi yang mengatakan netbook jauh lebih mungil dan compact agar lebih praktis.

Dari sisi harga, netbook dibanderol sekira USD250 hingga USD450, sedangkan notebook dihargai USD500 ke atas.

"Netbook akan menciptakan pasar baru. Saya kira notebook dan netbook tetap memiliki segmen sendiri-sendiri," pungkas Budi. (srn)

BeLOG

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan'

Cerpenista: Cerita Bersambung 'Keroyokan' Seorang penulis mengarang cerita pendek itu sudah biasa. Tapi, kalau beberapa penulis sekaligus bersama-sama membuat sebuah cerita pendek itu baru luar biasa. Begitulah yang terjadi di situs Cerpenista.

WIRED WORLD?

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii

Usia 102 Tahun, Suka Facebook dan Wii Seorang nenek berusia 102 tahun telah menjadi anggota Facebook paling tua. Tidak hanya ber-Facebook ria, ia pun ingin sekali mencoba Nintendo Wii.