Selasa, 07 Oktober 2008

Gadget

Mantan CEO Pindah ke Apple, Motorola Geram

Sabtu, 19 Juli 2008 - 15:54 wib

Sarie - Okezone


LOS ANGELES - Motorola melayangkan tuntutan hukum kepada mantan CEO, mereka karena telah melanggar kesepakatan. Bahkan mantan CEO itu kini menduduki salah satu jajaran pejabat Apple.

Motorola sangat geram ketika mengetahui mantan CEO-nya, Michael Fenger, telah menduduki jabatan di Apple sebagai vice president untuk penjualan iPhone di pasar global. Padahal, ketika Fenger menandatangani surat pengunduran diri, saat itu pula ia setuju untuk tidak menerima tawaran bergabung dengan perusahaan kompetitor Motorola, setidaknya dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

"Michael Fenger telah menerima uang banyak dari Motorola. Bahkan kami memberikan beberapa produk perusahaan yang belum dipasarkan sebagai tambahan kompensasi. Semua itu diberikan oleh kami sebagai apresiasi karena dia setuju untuk tidak menerima tawaran bekerja di perusahaan kompetitor manapun, selama dua tahun ke depan," ujar kuasa hukum Motorola, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/7/2008).

Namun di luar dugaan, Fenger dikabarkan resmi bergabung dengan Apple iPhone pada 31 Maret 2008. Diperkirakan, ia bergabung dengan Apple setelah meletakkan jabatannya sebagai penanggung jawab penjualan ponsel Motorola di pasar Eropa, Timur Tengah dan Afrika. Terhitung kurang dari satu bulan sejak ia mengundurkan diri dari perusahaan ponsel yang berbasis di Amerika Serikat ini.

Tidak hanya membelot, Fenger juga dituduh telah 'membajak' dua orang pejabat papan atas Motorola. Satu orang pejabat yang dipercaya mengetahui seluruh informasi strategi perdagangan Motorola dan seorang lagi dari divisi customer relationship.

Untuk mengantisipasi ulah Fenger yang semakin merajalela, Motorola menuntut pengadilan untuk memberhentikan Fenger dan tidak memperbolehkannya bekerja di Apple selama dua tahun. Bahkan Motorola pun meminta pengadilan untuk menghentikan aksi Fenger 'membajak' karyawan Motorola. (srn)

BeLOG

Beoscope: Situs Video Sharing ala Indonesia

Beoscope: Situs Video Sharing ala Indonesia Di tengah maraknya pengakses video sharing YouTube, sekumpulan anak negeri membuat situs yang sama agar ketergantungan terhadap konten asing menurun sedikit demi sedikit.

WIRED WORLD?

Asyik SMS, Masinis Celakai Penumpang

Asyik SMS, Masinis Celakai Penumpang Kecelakaan kereta api Metrolink yang menewaskan 25 orang dan melukai 135 orang di Los Angeles, California, pertengahan September silam disinyalir akibat kelalaian masinis, Robert Sanchez yang sedang asyik ber-sms.