Senin, 08 September 2008
Gadget
Hotel Dorong Pertumbuhan Pasar TV Flat Panel
Senin, 21 Juli 2008 - 16:56 wib

Pertumbuhan bisnis perhotelan global mendorong hotel-hotel di dunia melakukan upgrade televisi di kamar-kamar mereka, dari CRT (cathode ray tube) menjadi flat panel. Firma riset iSuppli Corp menilai, industri perhotelan memberikan sumbangan signifikan dalam mendorong pertumbuhan penjualan televisi flat panel global.
"Jumlah pelaku perjalanan dan tingkat hunian hotel global meningkat. Industri perhotelan menikmati pertumbuhan pesat dalam tiga tahun terakhir dan akan terus bertumbuh hingga beberapa tahun mendatang," tutur Principal Analyst Projection and Large-Screen Display Research iSuppli Corp Sanju Khatri.
Khatri menjelaskan,hotel yang paling agresif mengganti televisi CRT dengan flat panel adalah hotel-hotel di pasar berkembang.Hotel-hotel itu memang bertumbuh lebih pesat daripada hotel-hotel di pasar maju, yang mulai terimbas krisis ekonomi.
Khatri menegaskan, pertumbuhan tertinggi bisnis perhotelan terjadi di wilayah Asia Pasifik.Tingkat hunian hotel-hotel di kota metropolitan Asia Pasifik melonjak berkat peningkatan jumlah pelaku perjalanan bisnis. Dalam analisis iSuppli,wilayah Asia Pasifik akan menyumbangkan persentase pertumbuhan terbesar penjualan televisi ke industri perhotelan dalam beberapa tahun mendatang.
Pada 2012, penjualan televisi ke industri perhotelan di Asia Pasifik akan bertumbuh menjadi 1,3 juta unit, dari 52.031 unit pada 2007. Dengan begitu, penjualan televisi ke industri perhotelan di Asia Pasifik mampu meraih pertumbuhan tahunan rata-rata 90 persen dari 2007 hingga 2012. iSuppli memperkirakan, pada 2012 volume penjualan televisi ke industri perhotelan pasar berkembang, bahkan akan melampaui volume penjualan televisi ke industri perhotelan di pasar maju.
Sebab, hotel-hotel di pasar berkembang terus mengganti televisi lama dengan yang baru dan mereka pun terus menambah jumlah kamar,yang harus dilengkapi dengan televisi. Akibat tren penggantian televisi CRT dengan flat panel oleh industri perhotelan, iSuppli pun terpaksa merevisi perkiraan penjualan televisi global. iSuppli memperkirakan, penjualan televisi ke industri perhotelan akan bertumbuh menjadi 9,7 juta unit pada 2012.
Padahal,menurut iSuppli, penjualan televisi ke industri perhotelan global pada 2007 baru mencapai 894.527 unit. Artinya, pertumbuhan penjualan televisi ke industri perhotelan global mampu meraih pertumbuhan tahunan rata-rata 61,5 persen mulai 2007 hingga 2012. iSuppli menjelaskan, pertumbuhan pesat volume penjualan itu disertai pula dengan lonjakan pendapatan. Pada 2007, nilai penjualan televisi ke industri perhotelan global adalah USD1,1 miliar.
Angka penjualan itu akan bertumbuh menjadi USD2,3 miliar pada 2012. "Hotel sudah terlalu lama menggunakan televisi CRT. Kini mereka beralih ke flat panel untuk mengikuti gaya hidup pelanggan. Para pelanggan hotel tentu tidak lagi puas terhadap televisi CRT di hotel karena mereka sudah menggunakan flat panel di rumah," papar Khatri.
Namun, iSuppli mem-peringatkan, hotel-hotel di dunia jangan lagi hanya mempersiapkan diri untuk melayani para pelaku perjalanan bisnis. Sebab, jumlah para pelaku perjalanan wisata, yang membawa serta keluarga, tidak kalah banyak. Keluarga-keluarga yang melakukan perjalanan wisata ini menuntut hiburan yang lebih beragam di kamar hotel mereka. Sesuai kebiasaan di rumah, para pelaku perjalanan wisata mulai menuntut hiburan berupa video definisi tinggi dan bahkan gamedi kamar hotel.
Televisi flat panel memungkinkan hotel menawarkan hiburan digital definisi tinggi tersebut di kamar.Dengan peningkatan saham hiburan digital, hotel berpotensi pula meningkatkan pendapatan dari kamar-kamar mereka. "Dengan televisi flat panel bersolusi tinggi, hotel bahkan mampu menyajikan hiburan home theater di kamar. Ini penting untuk diferensiasi merek hotel dan menjamin peningkatan kepuasan tamu," ujar Khatri.(cdr) (sindo//srn)
BeLOG
Fupei: Situs Jaringan Sosial Rasa Indonesia
Friends Uniting Program Especially Indonesia (Fupei) adalah sebuah website komunitas yang berisi tentang jurnal persahabatan dan kreatifitas di internet, dikhususkan untuk kalangan Indonesia
WIRED WORLD?
Nama Pun Bisa menjadi Magnet Spam
Peneliti dari Cambridge University, Inggris melansir hasil penelitian yang menyatakan nama seseorang di e-mail mempengaruhi pengiriman Spam ke alamatnya e-mailnya
BERITA LAINNYA
-
Sabtu, 06/09/2008 14:09
Penjualan Nokia Turun di Kuartal Ketiga
-
Sabtu, 06/09/2008 14:09
PopCap Games Luncurkan Peggle versi Mobile
-
Sabtu, 06/09/2008 12:09
Sharp Targetkan Penjualan 5 Juta Unit Per Tahun
-
Jum'at, 05/09/2008 10:09
Tanpa PPnBM, Pasar Elektronik Akan Meningkat
-
Kamis, 04/09/2008 11:09
iPhone 3G Disinyalir Miliki Kelemahan Sekuriti
