Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah
JAKARTA - Operator incumbent membantah terhambatnya penetrasi FWA dikarenakan keterlambatan mereka membuka interkoneksi bagi pemain baru.
"Sepertinya sudah lama tidak terdengar adanya masalah interkoneksi. Jika pun ada masalah, kami siap mencari solusinya," ujar Direktur Utama PT Telkom Rinaldi Firmansyah saat dihubungi di Jakarta, kemarin
Bahkan bantahan yang sama juga dikatakan oleh Direktur Consumer Market I Nyoman G Wiryanata. Menurut dia Telkom tidak pernah menghambat penetrasi layanan fixed wireless access (FWA), apalagi memperlambat pembukaan interkoneksi.
"Kami juga punya kepentingan. Bahkan salah satu kontribusi yang signifikan dari pendapatan kami, berasal dari interkoneksi," ujar Nyoman yang menambahkan bahwa pendapatan dari interkoneksi selalu berkembang setiap tahunnya.
Menurut data yang ada, pada kuartal pertama tahun 2008 ini kontribusi interkoneksi di tubuh Telkom cukup besar. Dari interkoneksi Telkomsel saja mencapai Rp0,81 triliun sedangkan Telkom mendapatkan sekira Rp130,8 miliar hanya dari interkoneksi.
(srn)