NEW YORK - Permainan menyusun kata, Scrabulous, yang terintegrasi dalam situs jaringan sosial Facebook banyak diminati oleh anggota Facebook. Namun perusahaan game ternama Hasbro meminta Facebook untuk memblokir game tersebut.
Hasbro menggugat Facebook untuk memberikan data pencipta Scrabulous. Pasalnya Hasbro merasa berhak atas hak cipta dan merek permainan kata tersebut. Tuntutan ini dilayangkan Hasbro dua minggu setelah Facebook meluncurkan game Scrabble.
Permasalahan ini muncul ketika Facebook meluncurkan layanan yang memungkinkan para anggotanya untuk membuat program apapun di internet, termasuk permainan. Nantinya program user generated tersebut dapat diakses oleh siapapun, para pengunjung Facebook.
Seiring dengan berlakunya layanan tersebut, Facebook kedapatan sebuah game permainan kata yang berhasil dikembangkan di Facebook. Parahnya, game yang bernama Scrabulous itu sempat menarik perhatian para pengunjung Facebook. Tidak tanggung-tanggung, hampir 500 ribu pengunjung yang memainkan game tersebut di Facebook.
Namun, dilansir melalui Yahoo News, Sabtu (25/7/2008), Facebook, yang belum ditetapkan sebagai terdakwa, menolak untuk memblok aplikasi tersebut dengan alasan masih menunggu respon dari pencipta Scrabulous.
Tuntutan Hasbro ini sudah dilayangkan di pengadilan tinggi New York. Untungnya tuntutan tersebut tidak dilayangkan kepada Facebook, melainkan kepada developer game dan perusahaan teknologi yang terkait. Developer game tersebut disinyalir memiliki nama Rajat dan Jayant Agarwalla sedangkan perusahaan teknologi dan web desain yang dimaksud adalah Rj Softwares.
(srn)