Gadget


Activision Blizzard Optimistis Tumbangkan EA Sports

Sabtu, 26 Juli 2008 - 14:49 wib
text TEXT SIZE :  
Muhammad Candrataruna - Okezone

CALIFORNIA - Activision Blizzard merasa optimistis dapat mengalahkan monopoli game divisi olahraga oleh Electronic Arts dengan EA Sports-nya.

Chief Financial Officer Thomas Tippl mengatakan kenyataannya saat ini segmen pasar game olahraga yang dikuasai oleh EA Sports merupakan satu-satunya segmen yang belum dijamah secara serius oleh Activision Blizzard. Dia menilai EA telah memonopoli segmen tersebut melalui divisi EA Sports-nya.

"Take Two telah mencobanya waktu itu, namun mereka hanya menyia-nyiakan jutaan Dolar untuk coba bersaing dengan EA Sports. Hasilnya mereka masih berada di belakang EA meskipun selisihnya sedikit," kata dia, seperti dilansir Softpedia, Sabtu (26/7/2008).

"Kami tidak menghabiskan banyak waktu dalam merayakan fusi antara Activision dan Blizzard beberapa waktu silam. Sejauh ini portofolio kami sangat baik di industri game dengan properti intelektual terkuat di pasar," lanjut Tippl.

"Lihat saja Guitar Hero yang tahun lalu mencetak penjualan terbaik sepanjang sejarah di industri game mana pun, atau Call of Duty yang juga tahun lalu merupakan game nomor satu di kategorinya. World of Warcraft pun demikian, berhasil mencatat sekira 11 juta pelanggan di dunia dan sementara ini masih menjadi pemimpin pasar untuk game online berlangganan," urai Tippl.

Kekuatan properti intelektual tersebut, menurut Tippl, menandakan Activision Blizzard dipercaya mampu mengembangkan game baru untuk segmen yang berbeda di pasar.

Activision Blizzard pun dinyatakan Tippl siap berkompetisi di sektor yang mana ada kesempatan untuk unggul. Hal itu pun ditindaklanjuti dengan kesiapan awak Bizzare Creations yang akan mengembangkan game adu kecepatan mobil Need For Speed.

Tippl mengatakan Blizzard dibolehkan membangun sebuah area otonomi besar dalam perusahaan, dikarenakan kekuatan brand perusahaan tersebut dalam mengembangkan game seperti Starcraft II, Wrath of the Lich King, dan Diablo III.

Namun, kemungkinan besar bila game tersebut dapat mencetak kesuksesan baru pada 2009 nanti maka game-game tersebut tidak diperkenankan mencatumkan logo Sierra baik dalam game maupun di toko-toko.(cdr) (srn)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4