JAKARTA - Huawei, melalui keterangan resmi, Selasa (29/7/2008), berhasil membangun prototipe 100G wavelength-division multiplexing (WDM)-nya.
Kesuksesan ini merupakan salah satu terobosan baru dari Huawei di bidang jaringan optiknya setelah beberapa waktu lalu solusi transmisi 40G-nya telah memperoleh pengakuan lewat penghargaan InfoVision Award di acara Broadband World Forum Asia 2008.
Prototipe Huawei 100G WDM merupakan sebuah transmisi dengan jarak lebih dari 2,000km tanpa menggunakan generator listrik, yang dapat mendukung upgrade teknologi yang lancar dari 10G/40G. Inovasi ini diharapkan dapat mempromosikan dan mempercepat penggunaan secara komersial dari solusi berbasis 100G WDM.
Saat ini, perkembangan yang pesat untuk layanan pita lebar telah mempengaruhi peningkatan atas permintaan terhadap bandwidth, dan teknologi 100G WDM telah mewakili teknologi generasi terdepan dalam transportasi telekomunikasi berkecepatan tinggi. Para operator dapat mengirimkan 10 kali lebih banyak arus komunikasi jika dibandingkan dengan teknologi 10G WDM, jaringan dengan bandwitdth paling luas yang dibangun. Teknologi 100G WDM mendirikan landasan untuk para operator telekomunikasi dalam menerapkan pelayanan ultra-broadband seperti HDTV dan multi-play masa depan.
"Kesuksesan yang diperoleh dalam pengembangan teknologi 100G WDM mencerminkan kekuatan yang dimiliki Huawei di area jaringan optik. Huawei secara berkesinambungan akan melakukan investasi di teknologi-teknologi transpor long-haul berkecepatan tinggi, mempromosikan pengembangan teknologi 100G WDM, dan akan berjuang keras untuk mengatasi permasalahan bandwidth yang dihadapi oleh para operator saat ini," ujar Christian Chua, President of Huawei?s Transport Network Product Line.
(//srn)