Computer & IT


NetApp Bangun Innovation Center Untuk Asean

Selasa, 5 Agustus 2008 - 07:10 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Sebagai komitmennya untuk pasar Asia Tenggara NetApp membangun pusat inovasi regional ASEAN-nya yang pertama di Singapura.

Bagian dari sebuah rencana pertumbuhan strategis jangka panjang yang diumumkan di bulan Desember 2007, NetApp Innovation Center (NIC) ini, diperkirakan bernilai USD1,5 juta, adalah sebuah tempat peragaan bagi para mitra dan pelanggan dari ASEAN untuk menguji berbagai aplikasi yang sifatnya sangat penting bagi bisnis dalam infrastruktur teknologi penyimpanan masa depan.

"Karena para pelanggan mencari berbagai cara baru untuk menjawab tantangan dan permintaan bisnis, sekarang ini sangat penting sifatnya untuk memperlihatkan solusi-solusi yang menghasilkan keunggulan bisnis yang sangat bersaing. Menyadari hal ini, akhir tahun lalu, NetApp mengambil keputusan untuk berinvestasi dalam NetApp Innovation Center. Dengan peluncuran pusat inovasi ini, visi kami terwujud nyatakan karena sekarang para pelanggan dan mitra kami memiliki sebuah platform untuk berkolaborasi dan bekerja menuju kepemimpinan bisnis dengan berbagai teknologi inovatif," ujar Managing Director NetApp ASEAN Suresh Nair melalui keterangan resminya, Senin (4/8/2008).

Dengan aplikasi-aplikasi penting dari Microsoft, VMware, Oracle, SAP dan Symantec yang ada di NIC, para pelanggan dapat mencoba secara langsung teknologi-teknologi penyimpanan yang mendukung kebutuhan-kebutuhan penyimpanan dan pengelolaan data yang sifatnya sangat penting bagi bisnis.

Menggabungkan beragam fitur baru dalam teknologi penyimpanan, NIC menggunakan aplikasi yang dipakai dunia bisnis sesungguhnya dalam sebuah platform tunggal dan menyatu, untuk berbagai lingkungan komputasi SAN dan NAS berkinerja tinggi. Dan juga, NIC memamerkan berbagai teknologi dan solusi virtualisasi yang memperlihatkan kemampuan untuk secara dramatis meningkatkan penggunaan server dan menyediakan pemulihan yang cepat ketika terjadi kegagalan atau kerusakan di pusat data.

Menurut berbagai organisasi analisa, perusahaan-perusahaan besar di Asia Tenggara diproyeksikan akan menghabiskan USD13,4 milyar dalam layanan TI di tahun 2008. Ini sudah termasuk lebih dari 40 persen untuk solusi-solusi Internet, penyimpanan dan pengelolaan data. Untuk mendukung pertumbuhan ini, NIC juga berfungsi sebagai pusat pengujian dan pengembangan bag para mitra NetApp Infocomm Local Industry Upgrading Programme (iLIUP) di Singapura. Pusat ini juga akan mendukung berbagai program pemerintahan lainnya yang mirip di wilayah ini.

Program iLIUP diperkenalkan oleh Infocomm Development Authority of Singapore, untuk 'menjodohkan' perusahaan-perusahaan multinasional dengan perusahaan-perusahaan local untuk memanfaatkan kekuatan setiap pihak. Melalui kemitraan ini, perusahaan-perusahaan multinasional akan meningkatkan pengertian mereka akan pengetahuan, pasar lokal dan kemudian perusahaan-perusahaan local akan mendapatkan akses ke jaringan-jaringan global.

NIC menggunakan berbagai solusi yang tercanggih di industri, seperti MetroCluster, FlexClone, FlexVol, SnapMirror, ReplicatorX, Onaro, SnapManager dan berbagai protokol (CIFS, iSCSI, NFS, FCP). Aplikasi software seperti VMware, Microsoft Echange, SQL, Share Point, SAP, Oracle, Brocade VFM, Symantec NetBackup dan Enterprise Vault.

"NIC ini adalah komitmen kami yang nyata bagi para pelanggan dan mitra untuk pengertian yang lebih dalam dan hubungan yang lebih erat dengan para mitra kami di Asia Tenggara," tegas Suresh Nair. (//srn)