CALIFORNIA - Para peneliti di RNL Bio - laboratorium di Korea Selatan (Korsel) yang menerima jasa kloning hewan - awal pekan lalu menyerahkan lima anak anjing hasil kloning kepada pemesannya, Bernann McKinney. Lima anak anjing itu diyakini sebagai anjing hasil kloning untuk tujuan komersial pertama di dunia.
"Ini sebuah keajaiban," teriak McKinney berkali-kali saat menerima lima anak anjing pesanannya.
Wanita asal Amerika Serikat (AS) itu memesan jasa RNL Bio pada Maret 2007, setahun setelah anjing jenis pitbull bernama Booger kesayangannya mati terkena kanker. McKinney harus membayar USD50.000 untuk mendapatkan jasa RNL Bio. Angka ini jauh lebih murah dari harga normalnya, yakni USD150.000.
"Karena dia menjadi pelanggan pertama RNL Bio, kami memberinya harga khusus. Apalagi McKinney ikut membantu mengiklankan jasa kloning kami," papar seorang pegawai RNL Bio. McKinney memutuskan melakukan kloning Booger karena jasanya yang luar biasa.
Anjing itu pernah menolongnya saat dia diserang oleh seekor anjing buas yang ukurannya tiga kali lebih besar. Tidak hanya itu, saat McKinney sakit dan harus menggunakan kursi roda, Booger menjadi teman setia yang selalu melayaninya.
"Dia menggunakan giginya untuk membukakan pintu. Dia yang mendorong kursi roda saya jika baterainya habis," kenang McKinney. RNL Bio merupakan laboratorium yang dikembangkan oleh Lee Byeong-chun, kolega dari ilmuwan kontroversial Hwang Woo-suk.
Sejak terlibat proyek kloning pada 2005 silam, laboratorium itu telah mengklon 20 ekor anjing. RNL Bio berharap setiap tahun dapat mengklon tak kurang dari 300 anjing.
"Kami juga melayani kloning unta dari pelanggan di Timur Tengah," tulis RNL Bio
(sindo//srn)