JAKARTA - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menargetkan pertumbuhan pendapatan layanan VAS sekira 38 persen pada akhir 2008.
"Di tahun 2007, layanan VAS berkontribusi sekira Rp385 miliar. Target kami tahun ini angka tersebut bisa tumbuh menjadi Rp600 miliar," kata VP VAS and New Services XL I Made Harta Wijaya, di sela-sela peluncuran dua konten tersebut di Menara Prima, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2008).
Made memaparkan bahwa dari total pelanggan XL sejumlah 23,9 juta, lebih dari 4,7 juta di antaranya mengaktivasi dan menikmati layanan VAS XL.
"Layanan VAS hanya soal selera. Bagi sebagian besar operator di seluruh dunia, layanan ini paling hanya memberikan kontribusi sekira dua hingga 10 persen untuk total pendapatan perusahaan. Tetapi kendati hanya pemanis, hitsnya cukup besar," ungkap Made.
Meskipun pendapatan perusahaan terus bertambah dan aktivasi penggunaan konten bertambah, kata Made, layanan ini akan tetap pada porsi yang sama, sekira 2-10 persen.
"Saya tidak bisa menargetkan kontribusi layanan VAS akan tumbuh menjadi 20 hingga 30 persen dalam kurun waktu tertentu. Seiring tumbuhnya pendapatan perusahaan, kontribusi VAS juga ikut tumbuh, tetapi porsinya tetap saja 10 persen," jelas dia.
Sementara itu, Made menuturkan hingga kini ring-back tone (RBT) masih menjadi layanan VAS XL yang paling diminati, dengan 28 persen dari total pendapatan VAS.
"Layanan ini berkembang dari angka 25 persen pada 2007. Saya pikir ini akan terus bertumbuh, karena teman-teman label juga sudah mulai fokus mengembangkan RBT," papar Made.
Dia menuturkan sejumlah mitra industri rekaman mengaku musik digital kini memiliki kontribusi terbesar bagi mereka dibandingkan penjualan konvensional, seperti CD atau kaset.
"Perbandingannya 70-30 persen," imbuhnya.
Di samping RBT, kata Made, WAP dan informasi trafik jalan raya juga mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan yang cukup signifikan. Untuk WAP, kabarnya XL telah meraup sekira 800.000 nomor unik per bulannya.
"Untuk konten informasi trafik jalan raya juga besar. Setiap hari kami menerima sekira 2.000 nomor unik," katanya.
Made juga mengatakan untuk memperkaya konten informasi trafik jalan raya, XL berencana mengadakan kerja sama dengan Jasa Marga.
"Mungkin informasi trafiknya nanti tidak hanya teks saja, tetapi juga akan dilengkapi dengan kamera pemantau," pungkas Made.(cdr)
(srn)