ist
JAKARTA - Untuk memperkuat jaringannya di beberapa wilayah, Axis berencana menambah jumlah BTS-nya sekira 1.500 menjadi 3.500 BTS hingga akhir tahun.
"Saat ini kami memiliki sekira 2.000 BTS. 70 persen di antaranya adalah tower Axis sendiri dan 30 persen sisanya sharing tower," kata VP Sales and Distribution Natrindo Telepon Selular Paras M Nasution, saat ditemui okezone di sela-sela media gathering di Restoran Harum Manis, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2008).
"Target kami hingga akhir tahun jumlah BTS Axis meningkat menjadi 3.500 BTS. Jadi, ke depannya kemungkinan besar angka 30 persen untuk sharing tower itu akan tumbuh menjadi 50 persen sesuai peraturan pemerintah tentang menara bersama," papar dia.
Paras melanjutkan, penambahan 1.500 BTS tersebut hingga akhir tahun akan difokuskan pada daerah-daerah yang sudah ada (existing area), meliputi Jawa, Bali, Lombok, Sumatera Utara, dan Pakanbaru. "Pekanbaru akan dibuka pada dua pekan ke depan," tukasnya.
Kabarnya Axis telah menyiapkan kocek untuk dana investasi sekira USD1 miliar tahun ini. "90 persen dialokasikan untuk jaringan, dan 10 persen sisanya untuk kebutuhan perusahaan," papar Paras. Untuk jaringan, Axis mengaku bekerja sama dengan Huawei dan Ericsson.
Pada 2009 mendatang, kata dia, Axis akan melanjutkan ekspansi jaringannya ke Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.
Dengan jumlah BTS sementara sekira 2.000 BTS, Axis melaporkan kini telah memiliki jumlah pelanggan sekira satu juta. "Jumlah itu sudah termasuk pelanggan GSM dan pengguna layanan data," ujar Paras. Sayangnya, Paras tidak bisa memberikan komposisi detail pengguna GSM dan pengguna layanan data Axis.
"Akhir 2008, kami menargetkan jumlah pelanggan meningkat menjadi sekira dua juta pelanggan," ujar Paras.
(jri)