Telecommunication


Nuh: Pelayanan Serba Digital untuk Indonesia

Senin, 18 Agustus 2008 - 11:50 wib
text TEXT SIZE :  
Muhammad Candrataruna - Okezone

JAKARTA - Di sela-sela memperingati Hari Kemerdekaan ke-63 RI, Menkominfo mengajak seluruh jajarannya untuk menyuguhkan pelayanan prima serba digital dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada masyarakat Indonesia.

Pernyataan persuasif tersebut dilontarkan Mohammad Nuh ketika menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-63 RI di Lapangan Departemen Komunikasi dan Informatika, Jl. Medan Merdeka barat 9 Jakarta, Minggu (17/8) pagi.

"Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada keluarga besar Depkominfo, untuk menjadikan cermin dari apa yang telah dilakukan para pejuang dan pahlawan kita didalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, agar kita bisa bersama-sama mengisi kemerdekaan yang telah kita peroleh ini dengan lebih baik dan sungguh-sungguh, yang tercermin dari hasil kerja kita masing-masing," kata Nuh, yang disitat keterangan resmi Depkominfo, Senin (18/8/2008).

Dia mengatakan merebut kemerdekaan memang harus dibekali pengorbanan. Demikian juga upaya mengisi kemerdekaan yang menjadi tugas kita bersama, juga membutuhkan pengorbanan.

Menyadari semua itu, kata mantan Rektor ITS ini menandaskan, memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang kita layani atau stakeholders (pemangku kepentingan), yang merupakan keinginan dan cita-cita dari Depkominfo didalam mengisi kemerdekaan, juga perlu dan butuh pengorbanan.

"Ke depan, di dalam rangka mengisi kemerdekaan, kita telah mencanangkan program pelayanan prima dalam pemberian perizinan, dengan dukungan pemanfataan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan memperkuat sumber daya manusia. Program yang selama ini dijalankan secara manual, ke depan diarahkan untuk dilakukan secara digital dengan memanfaatkan TIK," jelas Nuh.

Diharapkan melalui TIK, wacana untuk melakukan penyederhanaan perizinan dan upaya transparansi pengurusan perizinan, akan segera bisa tercapai. Untuk itulah, ke depan diperlukan penataan kembali proses-proses yang selama ini melekat dalam pengurusan izin, yang dirasakan masyarakat masih terkesan rumit, lama, dan mahal, disamping masih adanya ruang bagi praktik-praktik penyalahgunaan wewenang, harus dihilangkan.

"Saya yakin, sebagai individu-individu dari bangsa, rasanya tidak ada satu pun di antara kita yang tidak menginginkan bangsa ini bisa maju. Persoalannya bagaimana masing-masing kita dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa ini ke depan. Jawabnya tentu mari kita bangun vektor-vektor yang mengarah ke resultante positif, siapa pun kita, di bagian manapun atau pada Satker manapun kita berada," urai Nuh.

Pada bagian akhir sambutannya, Nuh sekali lagi mengajak semua jajaran di lingkungan Depkominfo untuk terus bekerja dalam memberikan pelayanan, dan optimistis didalam menatap masa depan.(cdr) (srn)