Telecommunication


Menkominfo: Palapa Ring Jalan Terus

Rabu, 20 Agustus 2008 - 14:02 wib
text TEXT SIZE :  
Sarie - Okezone

JAKARTA - Setelah ditinggal Macca System Infocom dan Infokom Elektrindo, Powertek kabarnya belum membayar Konsorsium Palapa Ring sebesar USD30 juta hingga saat ini.

Kemungkinan besar anggota Konsorsium Palapa Ring hanya terdiri dari perusahaan telekomunikasi saja, seperti Indosat, XL, Bakrie, dan Telkom.

Sementara itu, pemerintah mengatakan akan mengantisipasi agar Palapa Ring berjalan sesuai dengan rencana. Hal tersebut terlontar dari mulut Menkominfo Mohammad Nuh usai Conference Call XL antara Mohammad Nuh di gedung Depkominfo dan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar juga Dirut XL Hasnul Suhaemi di Papua, Rabu (20/8/2008).

Nuh mengatakan bahwa dia sudah memikirkan tiga langkah antisipasi agar palapa ring tetap berjalan sesuai rencana. "Pertama, kami akan melibatkan anggota konsorsium yang masih eksis untuk mengambil alih porsi yang ditinggalkan anggota yang mengundurkan diri. Opsi lain, kami mengimbau para anggota untuk mengundang anggota baru agar menggantikan posisi anggota konsorsium yang sudah keluar," papar Nuh.

Apabila kedua opsi tersebut tidak ditempuh karena alasan sesuatu hal, maka opsi terakhir yang ditawarkan, mau tidak mau pemerintah ikut terlibat dalam konsorsium tersebut.

"Bentuk keterlibatannya berupa share investasi. Akan tetapi, ini hanya opsi terakhir," tukasnya. Akan tetapi, Menkominfo enggan memberikan informasi secara detail terkait sumber anggaran yang akan dijadikan sebagai investasi.

Kabarnya peserta konsorsium menyambut baik niat pemerintah yang telah mengantisipasi hal ini, bahkan pihak XL merasa tidak keberatan jika memang harus mengambil alih porsi yang ditinggalkan.

"Kami senang pemerintah mengambil langkah-langkah itu, karena ini melibatkan banyak pihak. Masing-masing anggota konsorsium pasti akan membicarakannya lebih dulu," kata direktur commerce XL Joy Wahyudi yang juga ditemui di gedung Depkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2008).

"Secara pribadi, XL tidak keberatan selama rute yang ditetapkan masih bisa terjangkau oleh XL," pungkas Joy.(cdr) (srn)