Telecommunication


Meski Voice Meningkat, SMS Tetap Primadona

Rabu, 20 Agustus 2008 - 16:47 wib
text TEXT SIZE :  
Sarie - Okezone

JAKARTA - Trafik suara (voice) pada Lebaran tahun ini kemungkinan akan sedikit meningkat dibandingkan Lebaran tahun lalu. Hal ini dituturkan oleh Direktur Marketing Indosat Guntur S Siboro.

Menurut dia, peningkatan ini dikarenakan tarif suara sudah relatif lebih murah, sehingga pengguna ponsel cenderung menggunakan layanan suara ketimbang SMS.

"Kemungkinan peningkatan voice bisa saja terjadi karena tarifnya yang relatif murah. Tetapi, peningkatannya hanya sedikit, tidak melebihi peningkatan layanan SMS ketika hari lebaran nanti. Intinya, layanan SMS tetap menjadi primadona, karena ada hal-hal yang tidak bisa menggantikan kelebihan layanan SMS, misalnya pengiriman teks yang bisa dikirimkan secara massal atau ke beberapa orang," ujar Guntur usai Peresmian Sensasi Mudik Indosat di Plaza Barat Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).

Guntur mengatakan, sekarang ini trafik layanan suara Indosat mencapai 1,4 miliar menit dalam sehari. Kemungkinan trafik ini akan meningkat sekira 10 hingga 20 persen pada saat Lebaran nanti.

"Dulu, sebelum perang tarif, trafik layanan suara Indosat mencapai 200 juta menit, dan setelah perang tarif, trafik tersebut meningkat tujuh kali lipat menjadi 1,4 miliar menit," urai Guntur.

Sementara untuk trafik SMS, pada masa Lebaran, Indosat selalu mengantisipasinya dengan meningkatkan kapasitas jaringannya sekira 2,5 kali lipat dari kapasitas biasa.

"Trafik SMS ini biasanya akan mulai meningkat satu atau dua minggu sebelum hari raya Idul Fitri, di mana peningkatan terbesar terjadi berturut-turut di wilayah Jawa Tengah sekira 50 persen, Jawa Timur sekira 30 persen, dan Jawa Barat sekira 20 persen," Guntur memaparkan.

"Justru pada hari 'H', tidak ada peningkatan trafik di Jakarta atau cenderung kosong," tandasnya mengomentari trafik di wilayah Ibukota Indonesia dan sekitarnya.

Sedangkan selama bulan Ramadhan, menurut Group Head Brand and Marketing Indosat Teguh Prasetya, VAS Indosat, khususnya konten religi, akan tumbuh 20 persen, dengan kontribusi tertinggi berupa ringback-tone (RBT) dan unduh konten.

Sementara itu, dilaporkan Teguh, pendapatan VAS saat ini mencapai Rp70 miliar per bulan dengan kontribusi terhadap total pendapatan Indosat sekira tiga hingga lima persen tiap tahunnya.

Di samping itu, Teguh mengatakan, ke depannya pendapatan VAS Indosat diperkirakan akan tumbuh 70 hingga 80 persen tiap tahunnya. (cdr) (srn)