JAKARTA - HP hari ini mengumumkan kehadiran sistem back-up baru berbasis disk dengan teknologi deduplikasi data yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan disk hingga 50 kali lipat guna menghadirkan solusi yang scalable sehingga dapat mengurangi biaya proses penyimpanan data serta memberikan proteksi terhadap data-data penting.
Teknologi deduplikasi data ini meniadakan terjadinya pengulangan data pada disk storage untuk mengurangi ruang storage yang diperlukan. Teknologi ini juga memungkinkan penggunaan ruangan yang lebih kecil serta pemakaian energi yang lebih hemat melalui pengurangan kapasitas storage yang diperlukan.
Selain itu, teknologi ini juga membantu para penggunanya untuk meminimalkan biaya administrasi melalui penyimpanan data pada disk dalam jangka waktu yang lebih lama.
HP menyediakan dua metode deduplikasi data yang berbeda untuk memenuhi permintaan para pelanggan yang berasal dari berbagai skala bisnis yang berbeda.
Untuk sektor komersial berskala kecil dan menengah (SMB), HP telah mengintegrasikan fungsi ini kedalam HP StorageWorks D2D Backup Systems (D2D). Sedangkan untuk pengguna dari skala enterprise, HP menawarkan sistem deduplikasi melalui HP StorageWorks Virtual Library Systems (VLS) yang telah dihadirkan terlebih dahulu.
Dengan harga 45 persen lebih murah dibandingkan dengan sistem serupa, dynamic deduplication dalam sistem HP D2D 2500 dan 4000 ini mengubah sisi ekonomis dalam hal proteksi data khususnya untuk bisnis berskala SMB.
Kemudahan deployment dan pengelolaan menjadikan solusi ini mampu memberikan jaminan bagi perlindungan data dan recovery secara cepat kepada bisnis berskala SMB atau beragam bisnis yang memiliki beberapa kantor cabang.
Sementara itu, accelerated deduplication dalam HP VLS menawarkan backup data yang cepat. Pelanggan dari kalangan enterprise dapat meningkatkan produktivitasnya dengan tingkat skalabilitas dan kinerja terbaik melalui kemudahan penambahan disk dan node sesuai kebutuhan.
Kemampuan ini, digabungkan dengan keandalan fitur data recovery, memungkinkan pelanggan membuat pusat data yang mampu bekerja optimal selama 24 jam dalam seminggu.
"Dengan mengintegrasikan teknologi deduplikasi, pelanggan dapat memperoleh keuntungan berupa peningkatan kapasitas hingga 50 kali lebih besar yang menjamin bisnis mereka memiliki akses terhadap data yang tersimpan dengan lebih cepat dan andal," ujar Vice President Gartner Dave Russell, seperti disiarkan berita pers, Rabu (20/8/2008).
"Teknologi deduplikasi ditujukan untuk transformasi back-up dan recovery market," imbuhnya.
Teknologi deduplikasi data dari HP untuk VLS dan D2D memungkinkan pelangan mengendalikan sistem dengan replikasi bandwidth kecil dari lokasi yang jauh. Ini menjadikan penyedia data center dapat melakukan penyimpanan data dari jarak jauh tanpa intervensi manual sehingga mampu mengurangi biaya untuk pengadaan karyawan.
Untuk daerah yang terpencil, penggunaan disk yang memiliki sistem back-up dapat mengurangi biaya operasional dengan mengonsolidasikan tape hardware kedalam sebuah unit tunggal.
"Kemampuan untuk mengembangkan kapasitas dan kinerja serta ketersediaan harga yang terjangkau, kami menyediakan sistem backup baru berbasis disk yang efisien guna memenuhi kebutuhan pelanggan," pungkas Worldwide Product Marketing Manager Storage Platforms Division HP Andrew Dickerson.(cdr)
(srn)