JAKARTA - Salah satu perusahaan pelayanan pertambangan terbesar di Indonesia PT Darma Henwa hari ini mengumumkan telah sukses mengimplementasikan JD Edwards EnterpriseOne dari Oracle untuk menjawab kerumitan dalam proses perawatan untuk pabrik dan mesin-mesinnya dan untuk memaksimalkan keuntungan yang didapat.
Darma Henwa memanfaatkan JD Edwards EnterpriseOne Capital Asset Management, salah satu dari jajaran aplikasi lengkap dan terintegrasi yang menggabungkan teknologi berbasis standar dan kemampuan industri yang mendalam, memungkinkan pelanggan mendapatkan keuntungan dari biaya kepemilikan yang rendah.
Oracle Applications menghadirkan kemampuan memonitor semua aspek enterprise yang memungkinkan eksekutif dan manajer membuat keputusan manajemen dan modal aset yang lebih terinformasi untuk mendorong nilai finansial pada setiap fase siklus kehidupan.
"Mesin berat merupakan aset utama Darma Henwa dan semua proses yang berhubungan dengan detail mengenai pembelian mesin, perbaikan, komponen apa yang sedang dipakai, kondisi perbaikan yang dilakukan, dan menentukan rata-rata waktu sebelum mesin rusak dilakukan secara otomatis," kata Kepala departemen TI Darma Henwa Dewa Nugraha, dalam keterangan resmi Oracle, Jumat (22/8/2008).
Oracle sendiri juga menjamin melindungi investasi teknologi yang dimiliki oleh perusahaan melalui roadmap produk yang komprehensif dan terdefinisi, dilindungi juga dengan program Lifetime Support Policy Oracle dan Applications Unlimited Oracle.
"Kami percaya bahwa Darma Henwa akan mendapatkan keuntungan dari solusi aplikasi yang terskala dari Oracle seiring dengan tumbuh dan berkembanya bisnis mereka, semuanya berkat arsitektur yang menopang solusi tersebut," kata Managing Director Oracle Indonesia Adi J Rusli.
Implementasi ini juga dilakukan sebelumnya oleh PT Berca Hardayaperkasa, mitra status Certified Partner dari Oracle PartnerNetwork untuk JD Edwards EnterpriseOne di Indonesia dan didukung oleh tim Oracle Indonesia.(cdr)
(srn)