Computer & IT


SAP Indonesia Bidik Industri Real Estate

Rabu, 27 Agustus 2008 - 15:20 wib
text TEXT SIZE :  
Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
ist

JAKARTA - PT SAP Indonesia akan membidik industri real estate. Kesungguhan SAP dibuktikan dengan mengimplementasikan SAP Enterprise Resource Planning (ERP) pada BSD City.

"PT Bumi Serpong Damai merupakan customer kami pertama di industri real estate di Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang penting bagi SAP Indonesia," ujar Marketing Director SAP Indonesia Singgih Wandodjo di sela penandatanganan kerja sama PT Bumi Serpong Damai dengan PT SAP Indonesia, di Plaza Intercontinental, Jakarta, Rabu (27/8/2008).

SAP ERP merupakan piranti lunak SAP yang bertujuan untuk meningkatkan penyelarasan antara strategi dan operasional. Juga untuk meningkatkan produktivitas dan pengetahuan bagi perusahaan.

Project Manager SAP PT Bumi Serpong Damai Tbk Yuliawati Wijaya mengatakan, pengimplementasian ini adalah untuk menjawab tantangan yang muncul seputar teknologi informasi.

"Sistem aplikasi in house yang kami kembangkan sendiri tidak lagi mampu menjawab tantangan yang muncul. Bagitu juga sistem TI yang ada sudah tidak mampu lagi mendukung pemintaan TI kami yang baru," jelas dia.

Yuliawati menambahkan, kehadiran SAP ERP yang canggih akan mampu mendukung bisnis perusahaan. Tidak seperti aplikasi vendor lain, keunggulan ERP SAP diperkuat oleh penawaran fungsionalitas inti yang sangat diperlukan untuk mewujudkan misi perusahaan.

Solusi ERP yang diterapkan di BSD sudah dikerjakan selama setahun, semenjak 1 Agustus 2007 hingga Agustus 2008. SAP bekerja sama juga dengan tiga perusahaan lain dalam mengerjakan proyek ini, yaitu PT Bumi Serpong Damai, SAP Consulting, dan PT Metrodata. Modul yang diimplementasikan seperti software untuk sales dan distrubution (SD), material management (MM), financial (FI), controllong (CO), plant maintenance (PM), Project System (PS), Treasury (TR), dan customer service (CS).

Direktur Utama PT BSD Harry Hartanto mengatakan, saat ini baru sekira 1.400 hektare di BSD yang sudah mengimplementasikan SAP ERP itu. Rencananya, pada tahap kedua tahun depan, akan dikembangkan lagi untuk 1.000 hektare lahan. Adapun total keseluruhan luas lahan di BSD ada 6.000 hektare. (jri)