SAN FRANSISCO - Vendor komputer Dell telah mengalami penurunan profit hingga 17 persen pada kuartal kedua tahun ini.
Untuk priode keuangan yang berakhir awal Agustus kemarin, Dell mengungkapkan bahwa keuntungan yang diraihnya turun menjadi USD616 juta atau hanya 31 sen per saham. Padahal pada kurun waktu yang sama tahun kemarin, profit Dell sempat mencapai USD746 juta atau 32 sen per saham.
Saham Dell pun mengalami penurunan hingga USD2,54 atau sekira 10 persen menjadi USD22,67. Padahal sebelumnya saham Dell di bursa masih mencapai USD25,21.
Penurunan ini ditengarai karena kebijakan baru Dell yang menetapkan penurunan harga di beberapa pasar Dell di Eropa, Timur Tengah dan Afrika. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan penjualan produk Dell. Sayangnya, keuntungan-keuntungan yang dihasilkan di wilayah-wilayah tersebut baru akan terlihat pada kuartal berikutnya.
"Kami ingin pasar kami terus tumbuh maka dari itu kami menurunkan harga di beberapa wilayah retail. Bahkan kami juga akan meluncurkan perangkat komputer dengan harga cukup murah untuk meraih pasar mahasiswa," ujar Direktur Keuangan Dell Brian Gladden seperti dikutip melalui Associated Press, Jumat (29/8/2008).
Selain itu, Dell juga merasa bahwa biaya operasional yang mereka keluarkan selama enam kuartal ini terlampau besar. Untuk mengurangi hal tersebut, Dell akan memangkas sekira 8.900 karyawannya pada kuartal ketiga nanti. Sebelumnya, Dell pernah memangkas sekira 8.500 karyawannya karena target pendapatan mereka meleset tahun kemarin.
(srn)