JAKARTA - Untuk membangun kecakapan TI abad ke-21, Universitas Bina Nusantara menjalin kerja sama dengan IBM untuk menyediakan sumber daya teknologi informasi terkini yang dibutuhkan para mahasiswa untuk menghadapi lapangan kerja abad ke-21.
Selama lima tahun terakhir, IBM telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 150 perguruan tinggi di seluruh dunia untuk mendongkrak tingkat pengadopsian Service Science Management and Engineering (SSME). SSME adalah sebuah disiplin ilmu baru yang menggabungkan berbagai pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bidang ilmu computer, operations research, rekayasa industrial, strategi bisnis, ilmu manajemen, serta ilmu sosial dan hukum untuk mengembangkan kecakapan yang dibutuhkan perekonomian yang berbasis layanan.
Terlepas dari pengajaran teori di dalam kelas, IBM dan Bina Nusantara ingin memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk menerapkan keahlian akademis dan kecakapan pemecahan masalah mereka ke dalam tantangan bisnis dunia nyata. IBM akan berupaya untuk menjadikan lab jaringan yang dimilikinya dan menjadi lembaga mitra akademis untuk kolaborasi di bidang SSME. Selain itu, IBM akan membantu Program Pasca Sarjana Jurusan Informasi Teknologi dan Informasi Sistem Manajemen - Universitas Bina Nusantara untuk merancang kurikulum mereka, terutama tentang Mata Kuliah IT Services dan Service Oriented Architecture.
"Seiring semakin banyaknya perusahaan yang mengandalkan teknologi, para CEO membutuhkan pakar-pakar bisnis dan teknologi masa depan. Permintaan akan staf TI yang mengerti dunia bisnis serta mampu mengelola berbagai proses dan fungsi yang rumit semakin hari semakin meningkat. Kolaborasi dengan Universitas Bina Nusantara membuktikan bagaimana kami membantu menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih cerdas yang dapat mendatangkan manfaat bagi IBM, pelanggan, mitra-mitra bisnis, dan tentunya dunia bisnis dalam negeri," ujar Presiden Direktur IBM Indonesia Suryo Suwignjo melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (29/8/2008).
Sebagai tambahan, IBM juga berkerja sama dengan Universitas Bina Nusantara dengan meluncurkan sebuah inisiatif berjudul The DB2 on Campus Program. Program ini tidak memungut biaya dan bertujuan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang dapat menggunakan perangkat lunak DB2. Program ini memberikan mahasiswa seminar, lokakarya, buku dan DVD tentang DB2, perangkat lunak server data IBM yang terkemuka. Program Pelatihan DB2 on Campus ini membangun jaringan dengan karyawan-karyawati IBM dari berbagai belahan dunia, seperti lab perangkat lunak IBM di Toronto yang mengembangkan DB2.
Universitas Bina Nusantara berfokus untuk menyediakan kurikulum TI yang terkini, sehingga mampu meningkatkan jumlah lulusannya yang diterima di perusahaan-perusahaan dalam dan luar negeri. Sebagai bukti dari pertumbuhan ini, alumni Bina Nusantara dapat memperoleh pekerjaan yang menjanjikan dan terkait dengan pengelolaan sistem perusahaan, perangkat lunak dan pengembangan produk lainnya yang berhubungan dengan TI.
IBM telah berkolaborasi dengan banyak universitas yang menggunakan teknologi IBM untuk keperluan pengajaran, pelatihan, penelitian. Sebagai anggota dari inisiatif ini, Universitas Bina Nusantara akan menerima akses gratis ke IBM Software Partner World, materi kuliah, pelatihan dan pengembangan kurikulum. Sekira 2.000 universitas dan 11.000 staf pengajar telah bergabung dengan IBM Academic Initiative.
(//srn)