Computer & IT


Wimax Cisco Pertama di Asia Pasifik Digelar

Rabu, 3 September 2008 - 09:58 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - TT&T membangun jaringan Cisco WiMAX yang pertama di Asia Pasifik di Mae Fah Luang University. Diharapkan untuk menjembatani kesejangan digital, ini juga merupakan jaringan WiMAX produktif pertama di Thailand, ketika  mulai digunakan di bulan September.

Bertempat di provinsi Chiang Rai di Thailand bagian utara, Mae Fah Luang University memilih TT&T untuk pembangunan jaringan ini setelah mendapatkan lisensi WiMAX sebagai bagian dari Pilot Tele-Center for Rural Area Education and Development Project dalam rangka memperingati ulang tahun ke-80 raja Thailand. TT&T menggunakan solusi Cisco Mobile WiMAX, yang mengedepankan inovasi yang akan membantu TT&T mengurangi pengeluaran modal dan operasional, sementara meningkatkan kapasitas jaringan keseluruhan.

Sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan Cisco, TT&T menguji coba Cisco Mobile WiMAX di sebuah sekolah di Bangkok dan menemukan bahwa perangkat yang digunakan mampu mempertahankan kecepatan throughput data yang luar biasa bahkan dalam jarak lima hingga tujuh kilometer dalam kondisi non line-of-sight.

"Cisco bangga mendapatkan kesempatan sebagai bagian dari penyelenggaraan operasional pertama sebuah jaringan WiMAX di Thailand. Mobile WiMAX memampukan layanan pita lebar berkecepatan tinggi untuk digunakan di lingkungan terpencil dan sulit dijangkau seperti Chiang Rai, yang akan membantu menjembatani kesejangan digital di Thailand. Setelah proyek ini selesai, para staf dan pelajar di Mae Fah Luang University akan mampu menikmati sebuah lingkungan pendidikan yang lebih kaya yang akan memaksimalkan layanan suara, video, data, dan mobility lewat jaringan WiMAX," ujar Managing Director Cisco Thailand Tatchapol Poshyanonoda, melalui keterangan resminya, Rabu (3/9/2008).

Dr. Tatchapol menambahkan bahwa Cisco memiliki posisi yang mantap untuk membantu para operator telepon selular dan penyedia jasa Internet nirkabel mengevolusi jaringan mereka untuk menjawab tantangan seperti pengeluaran modal dan operasional, meningkatkan tingkat kecanggihan pelanggan dan daya saing pemain di negara berkembang.

Cisco Mobile WiMAX memiliki dua teknologi adaptive beamforming dan beamformed multiple-input multiple-output (MIMO), yang secara unik digabungkan untuk mendorong kemampuan jaringan nirkabel pita lebar. Kombinasi yang unik ini menggandakan throughput data untuk Mobile WiMAX, memperluas jangkauan, dan meningkatkan kekuatan sinyal. Dengan menggunakan teknologi adaptive beamforming dan MIMO, Cisco menawarkan solusi base station dan antena-cerdas yang memungkinkan kecepatan transmisi data hingga enam kali lebih tinggi dibandingkan solusi-solusi WiMAX yang lain.

Cisco Mobile WiMAX juga memperluas jangkauan. Di banyak tempat di mana sinyal standar tidak bisa diterima, sinyal MIMO beamform yang diperkuat memiliki daya dan kinerja untuk menembusnya. Hasilnya adalah mobilitas yang lebih baik, tingkat throughput yang lebih tinggi, dan jangkauan yang lebih baik, untuk di dalam dan di luar ruangan. Teknologi Cisco ini juga memungkinkan situs cell yang lebih sedikit, sekaligus meningkatkan kapasitas jaringan secara keseluruhan. (//srn)