Computer & IT


Meski Marak, Virtualisasi Belum Dimaksimalkan

Minggu, 7 September 2008 - 10:22 wib
text TEXT SIZE :  
Sarie - Okezone

JAKARTA - Riset global terbaru dari HP menunjukkan 86 persen pembuat kebijakan di bidang teknologi telah mengimplementasikan proyek virtualisasi, meskipun demikian pemanfaatannya kebanyakan masih pada tahap awal.

Dari mereka yang telah mulai mengimplementasikan proyek tersebut, 89 persen diantaranya berharap dapat memvirtualisasikan teknologi mereka pada tahun 2010. Namun, potensi dan keunggulan virtualisasi belum secara luas dipahami karena hanya 1/3 dari responden yang disurvey menganggap virtualisasi dapat mendukung bisnis.

Penggunaan teknologi virtualisasi secara global terus meningkat secara bertahap. Meskipun banyak responden mengatakan akan melakukan virtualisasi terhadap 75 persen lingkungan kerja mereka namun CIO dan pembuat kebijakan di bidang teknologi lainnya belum menganggap investasi untuk virtualisasi dapat mendukung pertumbuhan bisnis. Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan teknologi virtualisasi secara luas untuk mendukung strategi komprehensif sehingga akan membatasi kemampuan penciptaan sumberdaya yang fleksibel dan dapat diperbaharui untuk prioritas bisnis.

Meskipun responden menyadari bahwa virtualisasi dapat mengurangi biaya serta meningkatkan efisiensi (masing-masing 80 persen dan 70 persen), pada umumnya mereka tidak memiliki infrastruktur yang lebih efisien dan cost-effective yang didisain dapat mengakomodasi perubahan kebutuhan bisnis dengan peningkatan kinerja bisnis secara menyeluruh. Hanya 37 persen yang dapat mendukung virtualisasi dengan pertumbuhan terakselerasi dan 35 persen dengan keuntungan yang kompetitif.

"Perusahaan yang dapat mencapai potensi maksimal virtualisasi dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis melalui implementasi layanan bisnis baru atau yang lebih baik. Suatu strategi yang hanya berdasarkan pada efisiensi dan biaya tidak mengindahkan kemampuan teknologi virtualisasi yang dapat mengurangi resiko dengan mendukung kelangsungan bisnis serta meningkatkan keamanan data end-user," ujar Tony Parkinson, Vice President, Enterprise Storage and Servers, HP Asia Pacific & Japan, melalui siaran persnya, Minggu (7/9/2008)

Portofolio produk terbaru HP dilengkapi dengan layanan dan solusi terbesar di industri dengan penggunaan teknologi virtualisasi yang dapat mendukung berbagai datacenter serta menyederhanakan manajemen, mengurangi biaya dan membantu CIO memberikan business outcomes yang dibutuhkan. (srn)