Telecommunication


XL Rahasiakan 3 Penawar Menara

Jum'at, 19 September 2008 - 10:55 wib
text TEXT SIZE :  
Stefanus Yugo Hindarto - Okezone

JAKARTA - PT Excelcomindo Tbk (XL) menyatakan telah mengantongi tiga nama perusahaan yang berpeluang mendapatkan 7.000 tower dengan 14.000 Base Tranceiver Station (BTS) milik XL. Tapi, XL masih merahasiakan nama ketiga perusahaan tersebut.

Menurut laporan Cellular News beberapa waktu lalu, dua perusahaan yang tertarik membeli aset tower itu adalah PT Saratoga Capital dan PT Recapital.

"Kami belum memutuskan siapa yang akan mendapatkan 7.000 tower, tapi saat ini kami sedang menimbang tiga perusahaan yang telah melakukan penawaran. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkannya. Paling lambat akhir tahun ini," kata General Manager Corporate Communication XL, Myra Junor, Kamis (18/9/2008), di Jakarta.

Menurut Myra, sebenarnya banyak perusahaan yang mengajukan penawaran terhadap 7.000 tower tersebut dan sebagian besar adalah perusahaan dalam negeri. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, perusahaan asing tidak dapat diikutsertakan dalam penawaran tersebut.

Lebih lanjut Myra mengatakan, nilai total penjualan aset yang disebut media merupakan hasil penghitungan dari penilai independen, PT Ujatex Baru. Perusahaan penilai aset menyatakan total keseluruhan mencapai nilai sekira USD550 juta.

Penjualan tower tersebut sebelumnya terkait dengan ketentuan pemerintah. Pada 2007, Dirjen Pos dan Telekomunikasi menyarankan seluruh operator penyelenggara telekomunikasi untuk menggunakan infrastruktur menara bersama mulai awal 2010. Itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo tentang Pedoman Penggunaan Menara Telekomunikasi.

XL berniat akan menyewa kembali menara-menara itu setelah menjualnya, demi kelangsungan bisnis telekomunikasi.

"Kami tentunya juga masih mencari harga yang sama-sama menguntungkan karena kami akan menyewa kembali tower tersebut," kata Myra. (srn)