SEOUL - Polisi Korea Selatan (Korsel) berencana menangkapi orang-orang yang menyebarkan gosip-gosip jahat di internet, sebuah praktik yang diduga menjadi penyebab tindakan bunuh diri artis kondang Choi Jin-sil pada Kamis (2/10) lalu.
Badan Kepolisian Nasional Korsel mengatakan akan menugaskan 900 petugas penyidik online sebagai bagian dari operasi yang dimulai hari ini untuk memburu, menangkap, dan menghukum siapa saja yang menyebarkan gosip palsu dan jahat di internet.
"Penyebaran gosip-gosip jahat dan tidak berdasar di internet beberapa waktu terakhir ini telah mengakibatkan korban bunuh diri," demikian pernyataan polisi merujuk pada kematian Choi.
Choi, 40, ibu dua anak, ditemukan tak bernyawa dengan cara gantung diri di rumahnya di Seoul. Polisi mengatakan, artis kondang Korsel itu tewas akibat bunuh diri. Investigator polisi yang mengutip pernyataan kerabat dan teman dekat Choi mengatakan, artis itu marah akibat rumor di internet yang menyebut dia telah meminjamkan uang dalam jumlah besar kepada seorang aktor yang tewas bunuh diri pada September lalu akibat stres karena banyak utang.
Polisi menemukan tidak ada kaitan masalah keuangan antara Choi dan aktor itu. Sementara seorang petugas keamanan ditangkap karena menyebarkan gosip palsu tentang Choi di internet. Investigator juga mengatakan, gosip itu memperburuk depresi yang telah diderita Choi. Choi sedang dalam perawatan akibat depresi sejak pernikahannya dengan seorang pemain bisbol berakhir dengan perceraian pada 2004.
Korsel, salah satu masyarakat dengan kemajuan teknologi paling pesat di dunia, telah meminta portal web untuk menyensor gosip-gosip kejam online karena sering menimbulkan keluhan.Tapi, banyak korban mengatakan, tindakan itu sudah telat untuk melindungi reputasi mereka.
Lebih dari 70 persen rumah tangga di Korsel memiliki akses layanan internet kecepatan tinggi dan orang menikmati interaksi dengan orang lain secara online dengan bebas dengan melakukan posting komentar tak terbatas dan tanpa nama di situs atau blog. Selain Choi, tahun lalu penyanyi pop ternama Yoo Na juga melakukan bunuh diri setelah di internet tersebar gosip bahwa dia melakukan operasi plastik.
Partai berkuasa di Korsel juga mendorong disahkannya peraturan terhadap kebebasan online, tapi partai oposisi menentang rencana yang dikhawatirkan membatasi kebebasan berbicara itu.
(sindo//srn)