Computer & IT


Ditemukan! Software Analisis Pemilu

Selasa, 7 Oktober 2008 - 11:07 wib
text TEXT SIZE :  
Magfirah Ahdarini Sipahutar - Okezone
(foto: ist)

WASHINGTON - Antusiasme pemilihan umum Amerika Serikat merambat kemana-mana. Bukan hanya politisi atau para hacker yang sibuk namun juga kalangan peneliti.

Ilmuwan komputer dari University of Utah baru saja membuat perangkat lunak yang nantinya diharapkan bisa membantu para reporter berita dan masyarakat awam untuk menganalisa hasil pemilihan umum, hasil jajak pendapat opini politik, atau survei-survei lain dengan mudah, interaktif, dan visual.

Piranti lunak terbaru ini bisa menampilkan data yang sebelumnya berbentuk formulir ke dalam tampilan diagram berbentuk bulat atau batang, yang umum digunakan.

Grafik yang sudah terbentuk tadi bukan sekedar grafik karena ditampilkan secara interaktif dalam bentuk animasi sehingga dapat berubah-ubah sesuai dengan demografis perkembangan data yang ada.

Metode ini pada awalnya merupakan buah pikiran dari seorang murid kedokteran yang merangkap sebagai peneliti dari Scientific Computing and Imaging Institute University of Utah bernama Geoff  Draper.

"Saya ingin menciptakan sebuah cara untuk mempermudah masyarakat menganalisis data, termasuk para pencari dan penyiar berita," ujar Geoff.

Metode ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh peneliti dari universitas yang sama.

"Kami mengembangkan beberapa teknik baru untuk menyingkap hubungan kompleks yang tidak bisa jelas terlihat menggunakan metode analisis statistik biasa," papar seorang profesor ilmu komputer dari University of Utah Richard Riesenfeld seperti dilansir dari Big News Network Selasa (7/10/2008).

Hebatnya, dalam software ini, walaupun siapa saja bisa membuat hasil pengumpulan suara namun data polling tersebut tidak bisa dimanipulasi. Selain itu, untuk mahir menggunakan software ini, mereka yang berminat harus menerima pelatihan terlebih dahulu agar bisa mentransfer data dari file berbentuk spreadsheet dengan jumlah angka yang banyak.

"Bila sudah membuat sebuah grafik namun tidak menyukai bentuk grafik yang telah jadi, grafik itu tak bisa diganti dengan seenaknya. Anda harus kembali ke pusat data dan mulai dari awal lagi untuk membuat grafik baru," jelas Riesenfeld.

Software terobosan baru ini, oleh penemu awalnya dinamakan Simple Interface with a Radial Layout atau disingkat SQiRL.
    (srn)