WASHINGTON - Sekelompok ilmuwan Harvard melaporkan bahwa telah terjadi serangan meteor (asteroid) menuju Afrika pada Selasa (7/10/2008) pagi tadi.
Mereka menyatakan bahwa asteroid 2008 TC3 dapat terbakar di angkasa dan membuat sekumpulan bola api yang dapat dilihat oleh semua orang di wilayah utara Afrika. Asteroid dengan diameter berukuran tiga hingga 15 kaki itu memasuki atmosfir bumi, tepat di wilayah Sudan, sebelum fajar menjelang.
Untungnya, papar mereka, asteroid tersebut tergolong kecil sehingga potensi untuk melukai masyarakat sekitarnya pun sangat kecil. Namun, bola api asteroid tersebut akan terlihat terbang dari barat menuju ke timur.
"Ini merupakan kali pertama kami bisa memprediksi fenomena asteroid. Hal ini dapat menjadi hal yang cukup penting bagi kelangsungan bumi. Pasalnya, ketika akan terjadi sesuatu maka kami bisa memperingati masyarakat untuk menghindari bencana atau apapun fenomena yang terjadi," ujar Manajer Program Near Earth Object milik NASA Donald Yeomans, seperti dikutip melalui Associated Press, Selasa (7/10/2008).
Menurut dia, NASA sendiri hingga saat ini baru bisa memprediksi benda-benda luar angkasa yang akan menghujam bumi ketika benda tersebut berada dalam jarak yang dekat dengan bumi. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa terdapat sekira 5.681 objek di atas sana tapi hanya sekira 757 objek saja yang mampu menghancurkan bumi.
(srn)