Wired World ?


Game Second Life Akhiri Pernikahan di Dunia Nyata

Minggu, 16 November 2008 - 10:00 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Magfirah Ahdarini Sipahutar - Okezone
Contoh 'kehidupan lain' yang ditawarkan di Second Life

LONDON - Siapa menyangka permainan yang awalnya hanya untuk bersenang-senang, malah membuat terjadinya perceraian. Hal itulah yang terjadi sepasang suami istri dari negeri Inggris yang mengakhiri pernikahannya lantaran perselingkuhan yang dilakoni di dunia virtual.

Adalah Amy Taylor, yang menggugat cerai suaminya, David Pollard, setelah menangkap basah Pollard bermain cinta dengan seorang perempuan animasi lewat sebuah game bertitel Second Life. Kabarnya, pasangan yang menggelar pesta perkawinan mewah ini, bertemu pertama kali di sebuah chatroom pada tahun 2003. Sayangnya semua sejarah itu hanya tinggal cerita lama karena keputusan berpisah sudah ditetapkan akibat perselingkuhan Pollard.

"Saya sungguh marah, tersakiti, dan sangat tidak percaya dengan apa yang sudah ia lakukan. Memang semuanya hanya bermula dari dunia online, namun sesungguhnya hal itu berlangsung di dunia nyata dan menyakiti saya," keluh Taylor seperti diberitakan di Western Morning News, Sabtu (15/11/2008).

Taylor dikabarkan tidak bisa memaafkan Pollard karena melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa suaminya bersetubuh dengan seorang penjaja cinta virtual. Bahkan ia sampai menyewa seorang detektif pribadi online untuk memata-matai gerak-gerik mantan suaminya di Second Life.

"Saya melihat di layar komputer dan dengan jelas meyaksikan Pollard bermain cinta dengan seorang karakter wanita. Itu sama saja berselingkuh bagi saya. Dia mungkin tidak berbuat aneh-aneh di kehidupan nyata, namun saya tak yakin dengan kelakuaannya di Second Life," tegas Taylor.

Merasa disudutkan oleh kesaksian mantan istrinya, Pollard membela diri dengan mengatakan bahwa memang benar ia berhubungan dengan 'seorang gadis Amerika' tapi menyangkal berbuat lebih dari pertemanan.

"Kami tidak pernah melakukan cyber sex atau apapun bentuknya, kami hanya mengobrol dan berteman biasa," bela Pollard.

Awal mula penciptaan Second Life sebenarnya dimaksudkan untuk menciptakan alter ego atau kepribadian kedua dalam bentuk avatar. Dengan bertransformasi ke dalam bentuk avatar, memungkinkan kepribadian pengganti itu bisa berinteraksi dengan sesama pemain, membangun sebentuk hubungan, mempunyai pekerjaan, bahkan berdagang produk atau layanan dengan menggunakan mata uang virtual yang terkonversi dengan mata uang dolar yang ada di kehidupan nyata.

Kabarnya, kini Taylor sedang berhubungan dengan seorang pria yang ia temui secara online dalam permainan World of Warcraft.

(srn)

Share
o1 o2

Berita Lain

BERITA LAINNYA
o3 o4