Proyek Palapa Ring untuk kawasan timur Indonesia
JAKARTA - Pemerintah menjamin proyek palapa ring akan mulai dibangun pada tahun 2008 sekaligus memberikan kewenangan pada konsorsium untuk melanjutkan proyek pembangunan jaringan serat optik nasional panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer.
"Saya jamin tahun 2008 ini mulai membangun," kata Menkominfo Muhhamad Nuh di Jakarta, Rabu (19/11/2008).
Pemerintah, lanjut Nuh akan memberikan dorongan dan memfasilitasi dalam urusan pajak. Pemerintah akan menanggung pajak dalam proyek palapa ring.
"Setiap barang atau pembelian ada pajaknya, pajak itulah yang dibayarkan pemerintah dalam palapa ring hal itu sangat dimungkinkan," ujar Nuh.
Selain itu, terkait mundurnya satu anggota konsorsium, Nuh menyatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak menjadi masalah.
"Tak usah khawatir kalau ada yang mundur, tidak masalah, faktor terpenting adalah Capital untuk membangun tidak berubah secara keseluruhan," kata Nuh.
Menurutnya, jatah anggota konsorsium yang mundur bisa ditawarkan kepada anggota yang masih bertahan.
Sebelumnya, kelangsungan proyek palapa ring terganggu dengan kabar mundurnya PT Powertek Utama Internusa dari keanggotaan konsorsium proyek tersebut. Sehingga saat ini hanya tinggal PT Telkom dengan kontribusi USD90 juta, PT Indosat USD30 juta, PT Excelcomindo Pratama Tbk USD30 juta, PT Bakrie Telecom USD30 juta.
(srn)