Sandy Luma, Country General Manager Lenovo Indonesia
JAKARTA - Satu lagi datang pemain baru di kancah server. Setelah mahsyur sebagai vendor desktop dan notebook, Lenovo kali ini mencoba peruntungannya dengan meluncurkan rangkaian server yang diperuntukkan perusahaan berskala kecil dan menengah.
Jajaran server perdana yang ditawarkan Lenovo terdiri dari ThinkServer TS100 Tower dan RS110 Rack untuk kelas perusahaan kecil yang hanya memerlukan aplikasi-aplikasi sederhana seperti e-mail, pesan instan, dan penyimpanan file.
Di kelas perusahaan skala menengah, Lenovo hadir dengan ThinkServer TD100 Tower, TD100x Tower, serta RD120 Rack yang mampu menyajikan kemampuan tambahan seperti aplikasi database atau virtualisasi. Untuk server yang disajikan bagi perusahaan berskala kecil, Lenovo mempersenjatainya dengan prosesor Intel 2 Duo atau Xeon 3000 dan 3200, sedangkan Intel Xeon 3000 dan 5000 ditanamkan ke dalam server bagi perusahaan kelas menengah. Pembagian jajaran server tersebut ke dalam kelas Tower maupun Rack dimaksudkan agar pilihan yang ditawarkan Lenovo bisa terskala dengan baik untuk memenuhi berbagai kebutuhan dunia usaha yang berjumlah karyawan antara 10 hingga 1000 orang.
"Kami memilih pasar UKM untuk server ini karena menurut kami pertumbuhan UKM sangat signifikan. Selain itu sektor UKM mempunyai ciri khas sendiri sehingga menjanjikan," papar Country General Manager Lenovo Indonesia, Sandy Lumy, ketika ditemui di Hotel Borobudur, Rabu (19/11/2008).
Keunggulan yang diusung dari jajaran server anyar itu adalah kemudahan operasinya yang bisa dijalankan dengan sistem operasi Microsoft Windows Server 2008 HyperV, SUSE Linux Enterprise Server, maupun open source Red Hat. Sayangnya, walaupun lahir dari vendor besar, server ini belum di-bundle dengan aplikasi-aplikasi lain. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Lenovo mengembangkan seperangkat piranti lunak buatan mereka sendiri yang dirancang untuk mempermudah pemasangan dengan aplikasi EasyStartUp, update dengan EasyUpdate, dan pengelolaan dengan EasyManage, sehingga efektif bagi UKM tanpa sumber daya TI khusus. Selain itu, menyadari posisi mereka sebagai pemain baru, Lenovo memberikan penawaran menggiurkan untuk menarik pelanggan dengan menawarkan ThinkPlus Priority Support Trial selama 90 hari. Dalam kurun waktu tersebut, pembeli jajaran ThinkServer bisa mendapatkan layanan garansi esok hari, layanan telepon 24 jam 7 hari dalam seminggu untuk setiap masalah yang berkenaan dengan hardware dan software, serta hubungan prioritas ke teknisi.
Disinggung mengenai target penjualan atas lini server perdana mereka, Sandy berkilah ingin memantapkan posisi mereka dulu ketimbang memikirkan soal volume penjualan.
"Target pertama kami adalah mencari pelanggan untuk menjadi install base kami. Namun kami yakin prospek dalam waktu ke depan akan baik mengingat pertumbuhan pasar TI di Indonesia sebesar 18 persen per tahun," tandas Sandy.
(srn)