JAKARTA - Distributor ponsel, Global Teleshop menargetkan pertumbuhan pendapatan ritel sebesar 10 hingga 20 persen.
Pendapatan Global Teleshop pada 2008 mencapai sekira Rp780 miliar hingga Rp800 miliar.
"Tahun ini kami menargetkan pendapatan dari ritel sebesar Rp900 miliar sampai satu triliun," ujar Direktur Operasional Global Teleshop, Andreas Thamrin di Graha Bima Sakti, Jakarta, Kamis (2/7/2009).
Untuk mendongkrak pendapatan ritel itu, Global teleshop berencana mengubah tampilan seluruh outlet dengan memperkenalkan konsep baru di sekira 322 outlet milik global Teleshop. Gerai tersebut terdiri dari outlet Global Teleshop, Nokia Store, Nokia Care Centre dan Gerai Halo.
"Kami menyiapkan dana sekira Rp10 miliar untuk merenovasi outlet kami pada tahun 2009," kata Andreas.
Menurut Andreas, saat ini Global Teleshop baru merenovasi sekira 21 outlet Global Teleshop dengan konsep modern, minimalis, customer oriented, dan total experience di 6 kota yaitu, Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
"Kami menargetkan pengembangan hingga 50 outlet di berbagai kota utama sampai akhir 2009," kata Andreas.
Selanjutnya, Andreas mengungkapkan penjualan ponsel di Global Teleshop mengalami penurunan pada kuartal 2008. Namun pada kuartal pertama dan kuartal kedua 2009 penjualan mengalami sedikit peningkatan.
Global Teleshop merupakan distributor produk-produk Nokia dan Telkom, yang didirikan sejak April 1997. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com