Pihak Kepolisian Republik Indonesia meminta aksi cari sensasi yang dilakukan oleh Evan yang mengaku berasal dari Brimop tidak perlu diperpanjang dan ditanggapi lebih jauh.
kasus Prita Mulyasari diusut terus bahkan sempat dipenjarakan, sedangkan kalau menimpa pihak kepolisian, komentar Kadiv Humas "Namanya demokrasi semua kan bisa bebas berbicara,..."
asyik kan coy! hebat
yaaa...boleh..boleh aja sih komentar gitu...
Tapi jangan sampe nyinggung dong...orang kita kan sensitif sekali...ngerti gak..masa jadi p****i gak ngerti perasaan orang kita sih..???bodoh dong berarti yak....Yaa..harus ditanggapi dong...
Pak Kadiv Humas Polri,
Kalau memang benar bahwa Evan itu bukan anggota Polri, maka himbauan untuk tidak perlu dihiraukan karena itu hanya SENSASI adalah sangat tepat.
Akan tetapi... bagaimana kalau Evan Brimob itu adalah anggota Polri? Tentunya itu bukan sebatas SENSASI, sebab bagaimana bisa seseorang dengan pola pikir yang demikian parah bisa diterima di institusi polri.
Tidakkah masyarakat akan mempertanyakan kreditabilitas proses penerimaan anggota polri.
Apakah seleksi masuk Polri itu pakai test psikologi atau tidak? Kalau Ya, koq orang dengan pola pikir sesat seperti Evan bisa lolos?
Kalau tidak pakai test psikologi, trus pakai apa seleksinya? Tentunya bukan pakai nyogok khan pak?
Evan adalah salah satu wajah POLRI. Seharusnya, ini dijadikan POLRI secara keseluruhan untuk introspeksi diri. Krn memang dari awalnya pun anggota POLRI sdh direkrut dg cr yg tidak sehat. Berbenahlah POLRI! JANGAN TUNGGU DIBENAHI OLEH MASY LG SPT EVAN!